LINGKRPENA.ID | Bencana angin kencang akhir-akhir ini kerap terjadi dibeberapa daerah di Kabupaten Sukabumi, sehingga menyebabkan beberapa rumah warga menjadi sasaran.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Bojonggenteng, rumah milik warga di Kampung Pamatutan RT 22/09 Desa Bojonggenteng atap rumahnya di sapu angin kencang pada Jumat 5 Mei 2023.
Berdasarkan keterangan yang dilaporkan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bojonggenteng, Siti Nuraeni, melalui Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa angin kencang terjadi sekitar pukul 06:00 wib.
“Akibat di sapu angin kencang, atap rumah Ujang ini langsung ambruk,” jelas Siti Nuraeni dalam keterangannya, Jumat (5/5/23).
Dijelaskan Siti, sebelum terjadi bencana di kawasan wilayah terdampak bencana terjadi hujan deras yang disertai angin kencang.
“Memang rumah korban kondisinya atapnya sudah agak lapuk termakan usia. Sehingga saat diterpa hujan deras dan angin kencang menjadi ambruk,” terangnya.
Meski tidak ada korban jiwa keluarga Ujang tersebut tidak bisa menempati rumah miliknya itu. Untuk sementara ia mengungsi ke rumah saudaranya bersama anak dan istrinya.
“Kerugian akibat bencana angin kencang ini mencapai Rp15 juta,” jelasnya.
Petugas pasca melakukan asessment di lokasi bencana juga memberikan himbauan terhadap warga sekitar agar tetap waspada.*






