LINGKARPENA.ID | Rencana pembangunan tambak udang di kawasan wisata Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ditolak berbagai elemen masyarakat. Penolakan itu tercetus dari hasil pertemuan yang digelar di Pantai Minajaya, pada Minggu (10/11/2024).
Hadir dalam pertemuan itu, Jajaran pengurus DPP Jampang Tandang Makalangan, Pengurus Pokdarwis Minajaya, perwakilan HNSI Minajaya, KNPI Surade, Karang Taruna, warga penggarap, Paguyuban pedagang lesehan dan asongan Minajaya serta masyarakat setempat.
Masyarakat menolak keberadaan tambak udang ini dengan dasar yang jelas. Pembangunan tambak udang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan seperti pencemaran air ungkap mereka.
Tambak udang juga dapat berdampak negatif terhadap mata pencaharian masyarakat sekitar yang mayoritas adalah nelayan.
Oleh karena itu, masyarakat meminta kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mempertimbangkan kembali rencana pembangunan tambak udang di kawasan wisata Minajaya. Hal itu demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.
“Kami menolak pembangunan tambak udang di kawasan Minajaya. Alasan penolakan ini bukan tanpa dasar yang jelas,” ujar Yusuf Sadam, Ketua Pokdarwis Minajaya.
Lanjut kata Yusup, Pokdarwis menolak keras adanya pembangunan tambak di objek wisata Minajaya. Ini berdasarkan pengalaman yang ada, keberadaan tambak udang di kawasan Pantai Minajaya berpotensi menimbulkan permasalahan dikemudian hari.
Mewakili warga penggarap, Wa Bajing, mengungkapkan, hal yang sama. Dirinya dan para penggarap lainnya menolak pembangunan tambak di kawasan Minajaya. Apalagi Wa Bajing sendiri memiliki lahan garapan dilokasi tersebut. Dan lahan itu sendiri dibelinya dari orang kepercayaan perusahaan.
Sementara ketua umum Jampang Tandang Makalangan, H. Hendra Permana, S.Sos mengungkapkan, jika tambak udang dibangun akan terjadi kontra kepentingan yang menghambat terhadap kemajuan Pariwisata Desa Buniwangi.
“Terlebih, saat ini Desa Buniwangi sudah ditetapkan oleh Bappenas untuk Program Pengembangan Penanaman dan Pelestarian Pandan sebagai Heritage Wisata Pantai Minajaya,” jelasnya.
Diketahui, di kawasan wisata Minajaya, PT Berkah Semesta Mandiri (BSM) akan membangun tambak udang paname dengan luas keseluruhan 100 hektar. Dari luas itu 30 persen akan dijadikan tambak, selebihnya untuk fasilitas lainnya.






