LINGKARPENA.ID | Suasana berbeda terasa di SMA Negeri 1 Surade, Selasa (14/4/2026). Di tengah rutinitas belajar, ratusan siswa tampak serius menyimak materi yang tak biasa—bukan sekadar pelajaran kelas, melainkan bekal memahami hukum dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Satpol PP Goes To School, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi hadir langsung menyapa para pelajar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran hukum sejak dini, dengan pendekatan yang lebih dekat dan komunikatif.
Kehadiran Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudoyono, bersama jajaran, turut didampingi Camat Surade Unang Suryana, unsur Forkopimcam, serta pihak sekolah. Interaksi yang terjalin pun terasa hangat, jauh dari kesan formal yang kaku.
Materi disampaikan oleh Dr. Dikdik Supriyadi yang mengangkat berbagai persoalan remaja masa kini—mulai dari kenakalan remaja, ancaman tawuran, bahaya narkoba, hingga pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga lingkungan.
Tak hanya satu arah, sesi dialog interaktif justru menjadi momen yang paling hidup. Siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, hingga berdiskusi ringan tentang realitas yang mereka hadapi sehari-hari.
Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia melihat program ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan investasi karakter bagi generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat penting. Anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan sikap disiplin yang kuat,” ujarnya.
Sementata itu, Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudoyono menegaskan bahwa pendekatan persuasif melalui edukasi menjadi langkah strategis dalam mencegah pelanggaran di kalangan pelajar.
“Kami ingin pelajar tidak hanya menjadi objek aturan, tetapi juga subjek yang memahami dan menjalankan ketertiban. Mereka harus menjadi pelopor perubahan di lingkungannya,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, harapannya sederhana namun bermakna—menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sejak dini, agar para pelajar tumbuh menjadi generasi yang tak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.






