Hilang Tiga Hari, Petani Asal Cibitung Sukabumi Ditemukan, Begini Kondisinya

FOTO : Tim gabungan saat menemukan sang petani, korban tersesat sebelum dievakuasi, Rabu (8/4).[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Ade Rustandi (57), seorang petani asal Kampung Cibodas, Desa Banyumurni, ditemukan dalam kondisi lemas setelah diduga tersesat selama tiga hari di sekitar aliran Sungai Ciseureuh.

 

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu, 5 April 2026. Berdasarkan keterangan keluarga, Ade berpamitan untuk pergi menjala ikan di kawasan Curug Muara Sodong, aliran Sungai Ciseureuh, Desa Cibodas, sekitar pukul 09.00 WIB. Ia sempat mengajak seorang warga bernama Mumuh, namun ajakan tersebut tidak diikuti.

Baca juga:  Pencuri Kotak Amal Masjid di Sukabumi Diamankan Polisi

 

Hingga sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian bersama warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil.

 

Pencarian dilanjutkan pada Senin hingga Selasa (6–7 April 2026) dengan melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, P2BK, Relawan RAPI, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Namun, selama dua hari pencarian, korban belum berhasil ditemukan.

 

Pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, korban akhirnya ditemukan di kawasan Leuwi Kopeng, Desa Cibodas. Ia ditemukan dalam kondisi lemas setelah diduga tersesat dan tidak mengetahui arah jalan pulang.

Baca juga:  Buntut Penyegelan Ruang Kerja Kades di Sukabumi, Muspika Ciemas Turun Tangan

 

“Alhamdulillah korban akhirnya ditemukan. Kondisinya lemas, kemungkinan karena kelelahan dan kekurangan bekal selama beberapa hari di hutan,” ujar salah seorang warga setempat.

 

Warga lainnya juga mengungkapkan bahwa lokasi tersebut memang cukup sulit dilalui dan rawan membuat orang tersesat.

“Di sekitar situ memang banyak jalur kecil dan hutan, kalau tidak hafal medan bisa gampang nyasar. Apalagi kalau sendirian,” kata seorang warga yang turut dalam pencarian.

Baca juga:  Gempabumi 6,5 M Garut, Rumah Warga Sukabumi Selatan Ambruk

 

Dalam proses pencarian, tim juga menemukan barang milik korban berupa botol air minum dan makanan ringan di atas sebuah batu, yang diduga sempat digunakan korban untuk beristirahat.

 

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa kembali ke kediamannya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dihentikan.

 

Pihak terkait mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area hutan maupun aliran sungai, serta tidak bepergian sendirian guna menghindari kejadian serupa.

Pos terkait