LINGKARPENA.ID | Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali digelorakan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi, Senin (5/10/2026). Upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka ini menjadi momentum penguatan soliditas dan sinergitas seluruh elemen bangsa.
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi refleksi komitmen TNI untuk terus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui kolaborasi nyata dengan Polri, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat lainnya.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh sekitar 500 personel. Peserta upacara merupakan representasi dari berbagai unsur, meliputi prajurit TNI, Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, veteran, tokoh agama, hingga anggota Pramuka. Kehadiran mereka menyimbolkan wajah utuh sinergitas masyarakat Kota Sukabumi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh penting di Kota Sukabumi. Di antaranya Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, S.E., M.M., Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD H. Wawan Juanda, S.H., Kajari Siti Holijah Harahap, S.H., M.H., serta Ketua Pengadilan Negeri Dr. Eko Julianto, S.H., M.H.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakannya, Letkol Inf Beny Syafri menekankan bahwa kepercayaan rakyat adalah modal utama dan amanah terbesar bagi TNI. Oleh karena itu, profesionalisme, kesiapan, kompetensi, serta integritas seluruh prajurit dan ASN TNI harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Panglima TNI juga menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks. Di tengah dinamika lingkungan strategis dan ketidakpastian global—termasuk berbagai ancaman di ruang informasi—persatuan dan kesatuan bangsa disebut sebagai perisai paling vital yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa, menandai dimulainya usia ke-81 TNI yang diharapkan semakin matang, profesional, dan senantiasa dicintai rakyat.






