Pria Tua Ditemukan Tak Bernyawa di Lembursitu

Petugas saat melakukan evakuasi jenazah pria tua di sungai Belah Batu, Situmekar, Lembursitu, Rabu (31/8/22)| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sesosok mayat pria tua ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Batu Belah, Kampung Malingping RT 02/03 Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Rabu 31 Agustus 2022.

Peristiwa temu mayat sempat membuat geger warga setempat. Diketahui mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 05.00 wib.

Diketahui korban yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Batu Belah merupakan Syapri Effendi (76) warga Perum Puri Sentosa Blok D8 No. 25 RT 02/06 Kelurahan Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Baca juga:  Peringati Hari Bakti Dokter Indonesia, RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi Gelar Donor Darah dan Hapus Tato

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan telungkup oleh kedua saksi Eem Sulaeeman (55) dan Aep Saepudin (49). Kedua saksi merupakan warga setempat,” ujar Kapolsek Lembursitu, Iptu Agus Suherman, kepada wartawan.

Sebelumnya pihaknya mendapat laporan warga setempat telah ditemukan sesosok mayat di Sungai Belah Batu dengan posisi telungkup dan dinyatakan sudah meninggal dunia. Kemudian pihaknya segera mendatangi TKP dimana mayat tersebut beraada.

Baca juga:  Tiga Balita Tewas Tenggelam saat Bermain di Sukabumi, Begini Kronologinya

“Korban ini menurut pihak keluarga kondisinya sedang sakit dan sudah linglung. Korban ini kadang keluar rumah tanpa sepengetahuan pihak keluarga karena kondisinya sudah tua,” sambung Agus.

Pihak kepolisian Polsek Lembursitu bersama Tim Inafis Polres Sukabumi Kota segera mendatangi lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP di lokasi ditemukannya korban. Kemudian korban hendak dilarikan ke RSUD Syamsudin guna kepentingan visum, namun pihak keluarga menolak.

Baca juga:  Muhammad Akhsan, Anak yang Diduga Stunting dan Pengidap Paru Meninggal Dunia di RSUD Palabuhanratu

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan pihak keluarga menerima kenyataan bahwa kejadian ini merupakan taqdir. Pihak keluarga membuat surat pernyataan sebagai bentuk penolakan untuk dilakukan autopsi yang diwakili saudari Dea Rahmalia sebagai perwakilan pihak keluarga korban,” tutupnya.

Pos terkait