Sungguh Miris! Warga Surade Ini Tinggal di Rumah Reyot Tak Layak Huni

FOTO: Disinilah Pahrudin beserta Istri dan kedua anaknya tinggal bersama.| dok.Jajang S

LINGKARPENA.ID | Sungguh sangat miris melihat kondisi pasangan suami istri, (Pasutri) Pahrudin (50) dan Nia (45) beserta kedua putrinya, Seny Duariva (20) dan Mutia (14) ini. Mereka meruakan warga Kampung Cisarua RT 017/01, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Keluarga Pahrudin tersebut sudah lama dalam kondisi itu dan terpaksa harus tinggal di rumah panggung miliknya yang sudah reyot.

Bukan tanpa alasan keluarga ini menempati rumah yang sudah tidak layak huni, lantaran keluarga ini tidak punya biaya untuk memperbaikinya.

Untuk menghidupi keluarganya Pahrudin kerja serabutan, sebagai kuli panggul. Sementara istrinya, kadang dimintai tetangganya sebagai binatu. Hasil kerja mereka hanya cukup untuk makan. Dan pekerjaan itu pun tidak setiap hari dilakukannya.

Baca juga:  Kerja Bareng di Aksi Sosial Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Menurut ketua RT kampung setempat Sunanjar mengatakan, keluarga Saprudin ini memang tidak mampu dan kategori warga miskin. Sehingga penghasilan sehari hari sebagai buruh serabutan tidak cukup untuk memperbaiki rumahnya.

Kata Sunajar, pihaknya bukan tidak berusaha, namun pengajuan untuk program rumah tidak layak huni sudah beberapa kali diajukan ke pemerintah desa, hingga kini belum ada respon dan tidak ada tanda tanda rumah panggung milik Saprudin tersebut akan diperbaiki.

“Ini warga kami, kami sudah ajukan ke pihak desa, namun belum ada respon. Bahkan terakhir kemarin waktu lurah baru baru, masih gak ada respon. Bilangnya sih mau kesini, melihat kondisi rumahnya, tapi sudah satu tahun lebih belum juga datang,” ujar Sunajar.

Baca juga:  Desa Cipeundeuy Surade Jadi Lokus Program BSMSS Kodim 0622

Rumah Pahrudin, kata Sunajar, hingga sekarang usianya sudah 20 tahun lebih. Sunanjar berharap, rumah Saprudin yang dihuni sebanyak 3 jiwa ini segera ada bantuan baik dari pemerintah ataupun donatur yang mau membantu kelaurga tersebut untuk perbaikan rumahnya.

“Harapan kami semoga warga kami ini seperti orang lain punya tempat tinggal yang layak dan ada bantuan dari pemerintah maupun donatur,” harapnya.

Baca juga:  Kecamatan Surade Siap Ikuti Kejuaraan Tarkam

Melihat kondisi orangtuanya, Seny Duariva (20) gadis lulusan sebuah SMK di Surade mencoba bekerja sebagai Asisten rumah Tangga (ART) di wilayah Cianjur.

Akan tetapi pekerjaan itu hanya dijalani selama beberapa bulan saja. Kini Seny mencoba peruntungan lain bekerja sebagai pelayan toko di Sukabumi. Sementara Mutia, adiknya masih tercatat sebagai siswi kelas VII di SLTP.

“Sebenarnya rumah kami  ini gak layak ditempati, cuma mau bagaimana lagi, gak mampu perbaiki. Kalau hujan itu bocor dimana mana. Ya ditempat tidur, kadang kadang memang gak bisa tidur karena bocor,” timpal Nia, istri Pahrudin ini.

Pos terkait