Viral Video Gank Motor di Media Sosial, AKBP Zainal: Itu Video Hoax

LINGKARPENA.ID – Viral dan marak beredarnya video yang berdurasi 13 detik di pesan berantai melalui WhatsApp individu dan group WA, malam Sabtu (26/11/2021).

Pada video tersebut memperlihatkan dan menggambarkan seseorang sedang mengendarai sepeda motor. Saat itu, dalam videonya pengendara melintas di sebuah jalan dan menyampaikan pernyataannya. Di teriakannya, terdapat di sekitar Jalan Jalur terdapat gerombolan gank motor yang membahayakan.

“Video yang beredar di jejaring sosial itu adalah hoax,” tegas Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Zainal Abidin, Sabtu 27 Nopember 2021.

Hal itu dipastikan oleh Kapolsek Kebon Pedes Polres Sukabumi Kota IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti. Ia menjelaskan, pada hari Sabtu sekitar jam 02.00 WIB telah datang ke Kantor Polsek Kebonpedes Polres Sukabumi Kota, seseorang atas nama SN (29). Dirinya beralamat di Kampung Cidadap RT 25/08 Desa Cikaret Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Puskesmas Cikundul Terus Genjot Vaksinasi Massal, Ini Kata Agus Heryanto

Kedatangan SN itu tidak lain adalah untuk memberikan pengakuan dirinya yang telah menyebarkan berita hoax. Akibat perbuatannya itu mengakibatkan warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi menjadi resah.

Dalam Keterangannya SN yang disampaikan Kapolrlsek itu, SN mengakui dirinya membuat video pada hari Jum’at jam 20.00 WIB. Saat itu SN hendak membeli makanan ke Jalan Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di depan pom bensin Prima.

“Kata SN, alasan saya membuat video itu karena ingin teman-teman yang masih berada di lain tempat segera kembali lagi ke rumah. Saya melihat segerombolan motor yang ditakutkan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” kata SN yang disampaikan Kapolsek Kebonpedes itu.

Baca juga:  Lapas Sukabumi Lakukan Pembinaan Jasmani bagi Petugas Pemasyarakatan

Lanjut Tommy, hanya saja SN bukannya mengabarkan melalui telepon kepada temannya itu, malah memvideokan dan menyebarkannya melalui media sosial.

Dihadapan Personel Kebonpedes yang bersangkutan menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi atas video hoax yang sudah dibuatnya itu. Bahkan ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.

“SN membuat surat pernyataan dihadapan personel, dirinya siap hadir bila diperlukan dalam penyidikan,” sambung Tommy.

Baca juga:  Polisi Kawal Aksi Unras PC PMII Kota Sukabumi

Sementara, Kapolres menegaskan, situasi kamtibmas merupakan tanggung jawab kita semua. Menurut Zainal, salah satu kontribusi masyarakat adalah untuk menjaga kamtibmas, salah satunya yaitu dengan bijak dalam bermedsos.

“Saya tekankan masyarakat tidak membuat informasi yang meresahkan masyarakat laun. Dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya,” tegasnya.

Zainal menghimbau, agar seluruh warga masyarakat tetap tenang dan jangan merasa gelisah atau menjadi takut. Pihak Kepolisian senantiasa siaga 24 jam guna menciptakan situasi yang kondusif.

“Bila masyarakat mengetahui info yang dianggap luar biasa atau seperti bentuk kejahatan silahkan hubungi 110,” tutupnya.(**)

 

 

 

 

 

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait