LINGKAR PENA Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa
PERISTIWA

Waspada Bencana, BPBD Kota Sukabumi Atasi Atap Kelurahan Ambruk dan Pohon Tumbang

Waspada Bencana, BPBD Kota Sukabumi Atasi Atap Kelurahan Ambruk dan Pohon Tumbang
Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi pohon tumbang, Jumat (6/11).[Foto: ist]

SUKABUMI – Sejumlah kejadian bencana terjadi di wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (6/11/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan penanganan terhadap insiden atap bangunan ambruk dan dua kejadian pohon tumbang yang terjadi di sejumlah lokasi berbeda.

Kejadian pertama berupa ambruknya atap bangunan aula Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, yang berlokasi di Jalan Limusnunggal RT 02 RW 03. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Iklan

Berdasarkan hasil asesmen, ambruknya atap diduga disebabkan kondisi material bangunan yang sudah lapuk. Luas bagian bangunan yang terdampak diperkirakan mencapai 16 x 15 meter persegi.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.10 WIB, BPBD Kota Sukabumi melakukan penanganan pohon tumbang di Jalan Pramuka, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang. Pohon berjenis Mani’i dengan diameter sekitar 20 sentimeter dan tinggi kurang lebih 12 meter tersebut sempat mengganggu kondisi di sekitar lokasi.

Penanganan melibatkan BPBD Kota Sukabumi, Polsek Citamiang, PLN, serta warga setempat.

Sementara itu, kejadian pohon tumbang lainnya dilaporkan sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Nyomplong Pabuaran, Kampung Nyomplong Parigi RT 05 RW 09, Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi.

Pohon berjenis Mara dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan tinggi kurang lebih 10 meter tumbang hingga menimpa atap rumah milik seorang warga bernama Ibu Ida.

Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalami kerusakan dengan luas terdampak sekitar 4 x 3 meter persegi. Peristiwa ini diduga dipicu cuaca ekstrem berupa angin kencang, ditambah kondisi pohon yang telah mengalami pelapukan.

Rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa. Dalam penanganan kejadian ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah terpal untuk membantu melindungi bagian rumah yang mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yosef Sabaruddin, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan, asesmen, serta penanganan terhadap setiap laporan kejadian kebencanaan yang terjadi di wilayah Kota Sukabumi.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Kondisi bangunan yang sudah lapuk maupun pohon yang berpotensi tumbang perlu diwaspadai karena dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” ujar Yosef.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana di lingkungan masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Dalam penanganan pohon tumbang di Kelurahan Nyomplong, BPBD Kota Sukabumi berkoordinasi dengan pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, RT/RW, serta warga setempat.

BPBD mengingatkan bahwa memasuki periode cuaca ekstrem, masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi lingkungan, memangkas ranting pohon yang rawan patah, serta memastikan kondisi atap dan struktur bangunan tetap aman.

Langkah antisipasi dan kewaspadaan bersama menjadi penting guna meminimalkan risiko kerugian material maupun korban jiwa akibat bencana.

Reporter Jajang S

Editor Akoy Khoerudin