Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Jawa Barat saat mengunjungi lokasi korban, bencana, pergeseran tanah di Ciherang, Desa Cijangkar Nyalindung. [Foto: A, wbs]

DKP Jabar Berikan 2 Ton Beras Korban Bencana Pergeseran Tanah di Nyalindung Sukabumi, Dalam Waktu Dekat

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, KABUPATEN SUKABUMI – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) atas permohonan pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, melakukan kunjungan ke lokasi bencana pergerakan tanah di Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi Rabu, (25/08/2021).

Dalam kunjungan yang dilakukan DKP Jabar tersebut, dalam waktu dekat akan memberikan bantuan pangan berbentuk beras untuk masyarakat korban pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung. Jenis bantuan beras yang akan disalurkan Distan Jawa Barat untuk para korban pergeseran tanah di Desa Cijangkar Nyalindung sejumlah 2.000 kilogram atau 2 Ton, dalam proses.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat Lili Iskandar, saat ditemui Lingkarpena.id di lokasi bencana Kampung Ciherang, Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Dikatakannya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Distan Jabar, berdasarkan surat permohonan dari DKP Kabupaten Sukabumi untuk meninjau langsung ke lokasi bencana serta melakukan pendataan pada calon penerima bantuan pangan secara langsung oleh DKP Jawa Barat.

Baca juga:
Korban Bencana Pergerakan Tanah di Nyalindung Terima Bantuan PPKM

“Ya kegiatan ini atas dasar kerjasama antara pihak DKP Jawa Barat dengan DKP Kabupaten Sukabumi. Kami, diminta untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan pendataan bagi calon penerima bantuan secara langsung di pengungsian warga terdampak bencana pergeseran tanah di Kecamatan Nyalindung ini,” kata Lili Iskandar ditengah-tengah korban bencana.

Dalam kunjungannya, DKP Jabar didampingi Kepala Seksi (Kasi) Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Listya dan Kepala Desa Cijangkar Heri Suherlan dan beberapa staf Pemerintahan Desa Cijangkar. Lili langsung menuju lokasi korban bencana pergeseran tanah untuk bertemu warga terdampak dan bertatap muka dengan calon penerima bantuan serta menyemangati para korban pergeseran tanah tersebut.

“Yaa untuk bantuan yang akan kami berikan nanti, untuk konsumsi makan selama 20 hari. Untuk penyaluran bantuan kami masih menunggu surat tanggap darurat. Yaa kurang lebih ada 2 Ton beras untuk 400 jiwa korban bencana pergeseran tanah. Estimasi kami, beras untuk selama 20 hari itu, jika dikonsumsi perhari 0,3 gram per 1 jiwa. Semoga warga korban bencana alam Ciherang ini diberikan ketabahan namun tetap siaga dan waspada selalu,” pungkasnya.

Baca juga:
PPKM Resmi Diperpanjang, Polsek Nyalindung Salurkan 345 Paket Bansos Sekpres

Sementara itu, warga korban bencana alam pergeseran tanah Kampung Ciherang, Desa Cijangkar Nyalindung, Bah Parjo menuturkan, rasa terima kasih setinggi-tingginya atas rencana bantuan yang bakal mereka terima dari Dinas Ketahanan Pangan Jawa Barat, yang lagi diproses tersebut. Bantuan sangat diharapkan dan tentu akan bermanfaat bagi para korban bencana alam, apalagi pada situasi pandemi Covid-19.

“Sebelumnya untuk bantuan nanti kami ucapkan terimakasih. Itu sangat tak terhingga nilainya bagi kami. Kami juga ucapkan terima kasih, buat Ibu DKP Sukabumi dan Pak Kades, yang sudah memperjuangkan nasib kami. Tentu nanti sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh kami. Kami berharap untuk Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat, tolong perhatikan kami dalam segi infrastruktur tempat tinggal kami,” cetusnya.

 

Reporter: A, wbs
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan