Diduga Akibat Cut and Fill Kandang Ayam, 11 Rumah di Nyalindung Rusak Berat

Lingkarpena.id,SUKABUMI – Sedikitnya 11 unit rumah rusak parah terdampak pergerakan tanah diduga akibat cut and fill perusahaan kandang ayam, di Kampung Gunungsari RT 01/02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bahkan dua rumah rusak berat berstatus siaga.

Maka dari itu, pihak perusahaan bersama warga dan forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Perwakilan perusahaan ayam Rudi mengaku akan bertanggung jawab atas kejadian itu dan memberikan konpensasi berupa uang Rp100 ribu per hari untuk warga terdampak dan merelokasi rumah-rumah warga yang mengalami rusak berat.

Baca juga:  DPRD Kota Sukabumi Mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

“Kami akan ganti rugi ke warga yang terkena pergeseran tanah untuk 10 hari kedepan,” ujar Rudi kepada Lingkarpena.id.

Baca juga: Jalur Geopark Ciletuh Sukabumi Tutup Tertimpa Longsor

Baca juga: Satpol-PP Kota Sukabumi Sanksi 97 Pelanggar Prokes

Kepala Desa Cisitu, Sudin Samsudin menyampaikan, pergeseran tanah itu terjadi pada Sabtu (12/12/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Ia menegaskan, dari awal sebelum pelaksanaan pekerjaan meminta pihak perusahaan agar memberikan legalitas perijinan, namun sampai saat ini belum ada.

Baca juga:  Tiga Nyawa Melayang, Becana Alam Tanah Longsor di Caringin Sukabumi Meninggalkan Duka Mendalam

“Hasil mediasi hari ini saya meminta pihak perusahaan agar fokus pada penangulangan bencana dahulu untuk keselamatan warga, yang kini terkena dampak pergerakan tanah. Kerugian diperkirakan sekitar kurang lebih Rp200 juta,” paparnya.

Sementara itu Camat Nyalindung Ana Rudiana menuturkan, soal teknis perijinan kecamatan akan berkordinasi dengan pihak kabupaten. Sebab, pihak perusahaan baru akan menyerahkan legalitas perijinaannya hari ini. “Kami menunggu saja,” tandasnya.

Baca juga:  Penyiapan Lahan Relokasi Korban Bencana Pergerakan Tanah di Kecamatan Nyalindung Beres, Ini Kata BPBD Kabupaten Sukabumi

Reporter : Aris Wbs
Redaktur : Garis Nurbogarullah

Pos terkait