KSP RI Turun ke Sukabumi, Petakan Dampak Bencana dan Kebutuhan Pemulihan

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian langsung dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI terkait penanganan dampak bencana yang masih menyisakan berbagai persoalan hingga saat ini.

 

Hal tersebut mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menerima kunjungan tim KSP RI di Pendopo Sukabumi, Rabu (23/9/2026).

 

Rombongan KSP dipimpin Staf Ahli KSP RI AA Ade Kadarisman. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dengan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Para Duta Besar Bakal Kunjungi Momen Puncak HJKS ke 153 Kab Sukabumi

 

AA Ade Kadarisman mengatakan, kedatangan tim KSP ke Kabupaten Sukabumi bertujuan melihat langsung kondisi kebencanaan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih membutuhkan penanganan.

 

Menurutnya, perhatian tidak hanya diarahkan pada kondisi infrastruktur, tetapi juga sektor pendidikan dan kesehatan yang terdampak bencana.

 

“Kami hadir ke Pendopo ini untuk melihat dan mencermati secara komprehensif pascabencana di Kabupaten Sukabumi, terutama yang menjadi perhatian pemerintah pusat,” kata Ade.

 

Tim KSP RI dijadwalkan berada di Kabupaten Sukabumi selama dua hari, mulai 23 hingga 24 September 2026. Selain menerima paparan dari sejumlah perangkat daerah, rombongan juga akan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak.

Baca juga:  ADM KPH Sukabumi Silaturahmi ke Bupati Sukabumi Bahas Kolaborasi Pembangunan Kehutanan 

 

“Kita akan optimalkan selama di Sukabumi ini untuk mendengarkan paparan dan mengunjungi lokasinya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menyampaikan, persoalan kebencanaan di wilayahnya masih menjadi pekerjaan yang membutuhkan penanganan bersama.

 

Sejak 2024, Kabupaten Sukabumi berulang kali menghadapi berbagai kejadian bencana yang berdampak terhadap masyarakat maupun infrastruktur. Sejumlah kerusakan hingga kini masih membutuhkan penanganan lanjutan.

Baca juga:  Jalan Cicantayan-Hegarmanah Rusak Parah, Mobilitas Armada Tambang dan Ternak Ayam Diduga jadi Penyebab, Warga Minta Bupati Sidak

 

“Sejak 2024 kita terus dilanda bencana. Sisa-sisa bencana itu belum bisa ditangani sepenuhnya. Perlu adanya campur tangan pusat dan provinsi agar penanganannya bisa optimal,” ungkapnya.

 

Ade berharap kunjungan KSP RI dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, sekaligus mendorong percepatan penanganan kebutuhan pascabencana di Kabupaten Sukabumi.

 

“Mudah-mudahan kehadiran KSP ini dapat mempercepat yang dibutuhkan di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

 

Pos terkait