LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan yang turun di sebagian wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 3 Agustus 2025 malam mengakibatkan 24 desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Dirilis Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi akibat bencana longsor dan banjir yang menerjang 24 desa, dilaporkan ratusan rumah terendam banjir dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Daeng Sutisna, data kerusakan akibat bencana banjir dan longsor bersumber dari laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK).
Disebutkan terdapat 2 rumah mengalami rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 52 rumah rusak ringan, serta sedikitnya 115 rumah sempat terendam.
“Bencana itu dipicu guyuran hujan berintensitas tinggi dimulai sejak Minggu (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB, ” jelas Daeng kepada awak media.
Diketahui banjir yang menerjang sebagian wilayah di Kabupaten Sukabumi diakibatkan meluapnya beberapa sungai.
Disampaikan Daeng, 24 desa terdampak bencana akibat guyuran hujan pada Minggu (3/8) di antaranya Kecamatan Cicurug, Nagrak, Parungkuda, Cidahu, Bojonggenteng, Parakansalak, Caringin, Kadudampit, Ciambar dan Kecamatan Cisaat.
“Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa keluarga harus mengungsi. Kami meminta kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana serupa,” tutup Daeng.






