Aksi Nyata Pemulangan PMI Asal Sukabumi: Sekber Relawan TPPO RI Jemput Empat Patmawati di Bandara Soetta

LINGKARPENA.ID | Tim Relawan Sekretariat Bersama Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Republik Indonesia (Sekber TPPO RI) melakukan pemulangan dan penjemputan terhadap Empat Patmawati, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Penjemputan berlangsung di Terminal Kedatangan Luar Negeri Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa, 11 Agustus 2026.

​Empat Patmawati, berdasarkan data kependudukan merupakan warga asal Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Empat Patmawati akhirnya berhasil kembali menginjakkan kaki di Tanah Air setelah 4 Tahun di negara Timur Tengah, Saudi Arabia.

Pembina sekretariat bersama relawan (Sekber TPPO RI) Abel Abdul Roup (sapaan akrab Pak Abel) menyatakan, Empat sempat mengalami proses hukum dan penahanan selama dua pekan di Arab Saudi. Namun berkat, kolaborasi dan intervensi kawan kawan sehingga PMI Sukabumi ini bisa dibebaskan.

​”Alhamdulillah Empat Patmawati berhasil kita bebaskan melalui komunikasi baik dengan pihak KBRI di Arab Saudi. Jadi, pemulangan saudari kita ini, adalah bukti nyata kekuatan gotong royong dalam aksi kemanusiaan. Kami di jajaran Pembina Sekber TPPO RI sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan relawan di lapangan serta kolaborasi yang solid dengan pemerintah daerah,” ujar Abel kepada awak media, Selasa (11/8) di Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

“Upaya perlindungan pekerja migran harus terus kita perkuat dari hulu ke hilir agar tidak ada lagi warga kita yang menjadi korban TPPO ke luar negeri,” sambung Abel, selaku Pembina Sekber Relawan TPPO RI.

Baca juga:  Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Dapur Umum dan Posko Pengungsian Korban Semeru yang Disediakan Polri

Kepulangan Empat Patmawati menjadi wujud nyata sinergi dari aksi cepat para relawan kemanusiaan serta pemangku kepentingan dalam merespons setiap laporan sehingga dapat mengawal pemulangan PMI dari luar negeri.

​Perjuangan Tim Relawan di Lapangan

​Proses penjemputan Empat Patmawati di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan langsung oleh tim relawan TPPO RI di lapangan. Mereka terdiri dari Paul, Didin Muhidin, Ari, Akoy Khoerudin, Kristiawan dan Purwanto.

Mulai pukup 09.00 wib, tim relawan telah bersiap menyambut kedatangan PMI Empat Patmawati, asal Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, untuk mengurus berbagai keperluan administrasi keimigrasian dan kepulangannya.

Berdasarkan informasi sesuai jadwal penerbangan, Empat Patmawati dipastikan tiba di Bandara Soetta pukul 14.00 wib. Tim relawan segera memberikan penanganan awal di area kedatangan bandara:

• ​Pendampingan Dokumen: Mengawal proses pemeriksaan imigrasi dan administrasi pemulangan.

• ​Pemeriksaan Kesehatan Singkat: Memastikan kondisi fisik dasar Empat Patimah dalam keadaan sehat dan fit untuk melanjutkan perjalanan darat.

• ​Pendampingan Psikologis Awal: Memberikan rasa aman dan nyaman untuk memulihkan kondisi mental pascaperjalanan jauh.

 

​Pernyataan Perwakilan Relawan dan Apresiasi Para Pendukung

​Suksesnya proses kepulangan Empat Patmawati tidak lepas dari dukungan penuh dari berbagai pihak di Kabupaten Sukabumi, mulai dari dinas terkait, lembaga amil zakat, hingga pemerintah desa tempat Empat Patmawati berdomisili.

Baca juga:  AstraZeneca Bantah MUI, Vaksinnya Tidak Mengandung Babi

​Pernyataan Tim Relawan Sekber TPPO RI

​”Kami atas nama Tim Relawan—mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas support luar biasa dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Baznas Kabupaten Sukabumi, serta Kepala Desa Hegarmanah. Sinergi ini membuktikan bahwa ketika instansi pemerintah, lembaga sosial dan relawan bergerak bersama. Kita bisa memberikan perlindungan nyata bagi warga kita yang membutuhkan bantuan di luar negeri,” ujar Edi S Alpaul mewakili Tim Relawan Sekber TPPO RI.

​Tanggapan Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi

​”Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi rekan-rekan Tim Relawan Sekber TPPO RI yang sigap di lapangan. Pemulangan Ibu Empat Patimawati adalah komitmen Pemkab Sukabumi untuk hadir memberikan perlindungan bagi PMI. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa menggunakan jalur resmi dan prosedural bila ingin bekerja ke luar negeri agar hak dan keselamatannya terjamin penuh oleh negara,” kata Sigit.

​Dukungan Baznas Kabupaten Sukabumi

​”Baznas selalu siap bersinergi dalam program kemanusiaan, terutama untuk membantu pemulihan dan penanganan kepulangan para pekerja migran yang mengalami kesulitan di luar negeri. Semoga bantuan serta pendampingan ini dapat meringankan beban Ibu Empat Patmawati dan keluarga untuk memulai kembali kehidupan yang lebih baik di kampung halaman,” singkat Kamal.

Baca juga:  Wapres Gibran Kunjungi Dua Kecamatan Terdampak Bencana di Palabuhanratu

​Apresiasi Kepala Desa Hegarmanah Cicantayan

​”Saya atas nama Pemerintah Desa Hegarmanah dan keluarga Ibu Empat Patimah, mengucapkan terima kasih mendalam kepada Tim Relawan Sekber TPPO RI, Disnakertrans, dan Baznas Kabupaten Sukabumi. Warga kami bisa pulang dengan selamat sampai ke rumah berkat kepedulian bersama. Kami siap membantu proses reintegrasi beliau di tengah masyarakat,” timpal Kades.

​Pengawalan Darat Menuju Desa Hegarmanah, Cicantayan

​Seusai menyelesaikan seluruh rangkaian prosedur pemeriksaan dan administrasi di Bandara Soekarno-Hatta, tim relawan langsung memberangkatkan Empat Patmawati menuju Kabupaten Sukabumi melalui jalur darat.

​Tim mengawal perjalanan secara langsung menuju Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, untuk melangsungkan serah terima resmi kepada pihak keluarga dan pemerintah desa setempat.

​Edukasi dan Pencegahan TPPO di Wilayah Sukabumi

​Kembalinya Empat Patmawati ke kampung halamannya menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat Sukabumi. Sekber TPPO RI terus mengimbau warga, khususnya di wilayah Kecamatan Cicantayan, untuk selalu bersikap kritis dan waspada terhadap tawaran bekerja di luar negeri yang menggunakan jalur non-prosedural.

​Sinergi berkelanjutan antara Disnakertrans, Baznas, Pemdes Hegarmanah, serta aksi nyata tim relawan TPPO RI menjadi kunci utama dalam menjaga serta memulihkan martabat Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pos terkait