LINGKARPENA.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di antaranya SPPG Nyalindung, SPPG Balekambang 2, serta SPPG Nagrak Utara 3 di Kecamatan Nagrak. Pada Selasa ( 3/2/2026 ) dan Kamis ( 5/2/2026 ).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus tindak lanjut penerapan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup (Kepmen LH) Nomor 2760 Tahun 2025 tentang Baku Mutu dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik, serta pengelolaan sampah dari usaha dan/atau kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Monitoring ini bertujuan memastikan setiap SPPG menjalankan sistem pengelolaan lingkungan secara baik, khususnya dalam penanganan limbah domestik dan sampah kegiatan operasional, agar tidak menimbulkan pencemaran maupun dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Monitoring ini untuk memastikan pengelolaan air limbah domestik dan sampah di SPPG berjalan sesuai ketentuan,” ujar Nunung singkat.
DLH Kabupaten Sukabumi berharap melalui kegiatan evaluasi ini, seluruh SPPG dapat meningkatkan standar pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, sehingga program pelayanan pemenuhan gizi berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan hidup.(adv).






