Dua Janda Sukabumi Viral di Medsos, Kemensos RI Cepat Tanggap dan Salurkan Bantuan

LINGKARPENA.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Balai Pala Martha salurkan bantuan kepada dua orang janda, di Sukabumi Rabu 15 Desember 2021. Kedua janda tersebut yakni Otih (55 tahun) dan Meti (40 tahun) yang tinggal serumah di Kampung Tanjungsari RT 05/01 Desa Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten.

Balai Pala Malrtha sebagai perwakilan Kementerian Sosial meninjau langsung dua orang janda yang beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial. Turut hadir Kasi Sosbud Kecamatan Sagaranten, Kepala Puskesmas Sagaranten, Satpol PP Kecamatan Sagaranten, TKSK, Karang Taruna Kecamatan Sagaranten, Babinsa Koramil 0622-11 Sagaranten dan Babinkamtibmas Polsek Sagaranten Polres Sukabumi.

Terkait berita yang muncul di media sosial disimak langsung Kementerian Sosial dan segera mengutus perwakilan Balai Pala Martha. Kemensos RI memerintahkan balai terdekat untuk merespon cepat dan meninjau lokasi yaitu Balai Pala Martha dan Loka Kahuripan Sukabumi.

Baca juga:  Cek Faktanya! Anak Penderita Hidrosefalus di Pabuaran Sukabumi Berasal dari Keluarga Tidak Mampu

“Kemensos RI memerintahkan balai terdekat untuk merespon cepat meninjau lokasi yaitu Balai Pala Martha dan Loka Kahuripan,” ujar Karim, dalam keterangannya kepada awak media.

Dikatakan Karim, Kementrian Sosial RI melalui atensi berbasis keluarga yang merupakan kepedulian hadirnya negara menyikapi kebutuhan masyarakat. Kemensos melalui Balai Pala Martha dan Loka Kahuripan selain melakukan asesmen mengenai kondisi Ocih dan Meti. Dalam kunjungan itu, Karim menyalurkan bantuan berupa kebutuhan hidup layak sejumlah 5,9 juta rupiah.

“Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Balai Pala Martha dan Loka Kahuripan selain melakukan asesmen mengenai kondisi Ocih dan Meti dalam hal ini pula menyalurkan bantuan berupa kebutuhan hidup layak sejumlah 5,9 juta rupiah,” tuturnya.

Baca juga:  Dua Orang Diamankan Warga di Purabaya, Polisi Jemput Ke Lokasi

Sementara itu, Sekcam Sagaranten Ridwan menambahkan, diketahui Kedua janda sempat mempunyai riwayat keterbatasan penglihatan sedikit rabun sejak kecil. Keduanya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dan kini tempat tinggalnya telah di rehabilitasi pada atap rumahnya oleh ikatan remaja masjid (Irmas) Kecamatan Sagaranten melalui swadaya warga masyarakat sekitar

“Sudah diperbaiki, tempat tinggalnya telah di rehabilitasi pada atap rumahnya yang rusak itu. Ya, ikatan remaja masjid (Irmas) Kecamatan Sagaranten dibantu swadaya warga sekitar,” tambah Ridwan.

Lanjut Ridwan, rumah Ocih dan Meti pernah mendapatkan program RTLH pada tahun 2015. Namun kondisi saat ini sudah mulai lapuk lagi. Sebelum kedatangan Balai Pala Martha, pihak Pemerintah Kecamatan Sagaranten beserta Pemdes hegarmanah, telah mengupayakan membuatkan MCK/toilet untuk 2 KK tersebut. Bahkan rumah tersebut sudah masuk dalam usulan program RTLH pada tahun 2022 mendatang.

Baca juga:  DLH Kabupaten Sukabumi Anugerahkan Penghargaan Adiwiyata kepada 10 Sekolah Berprestasi

“Pemerintah Kecamatan Sagaranten beserta Pemdes hegarmanah sudah membuat MCK/toilet untuk keluarga itu. Selain itu, rumah Ocih dan Meri ini sudah masuk usulan program RTLH pada tahun 2022 mendatang. Ya, ini sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang layak diperhatikan,” terang Ridwan.

 

 

 

 

 

Reporter: Aris Ram

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait