Jalin Sinergitas, Direktur BPJS Pusat Isi Kuliah di Kampus UMMI Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka mewujudkan sinergitas antara peran Akademisi, praktisi kesehatan dan penyelenggara layanan kesehatan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyelenggarakan kuliah umum dengan mengusung tema, “Layanan Dasar Kesehatan sebagai Pondasi Sumber Daya Manusia (SDM)”.

Acara tersebut sekaligus peluncuran Klinik Pratama UMMI sebagai peserta Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bertempat di Auditorium UMMI, Kota Sukabumi.

Baca juga:  Wabup Buka Seminar Nasional Penanganan Stunting

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika UMMI, memperlihatkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Karena itu sebuah kehormatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi turut mengundang Dr. dr. Andi Afdhal., MBA, Aak., selaku Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS kesehatan sekaligus narasumber utama pada kuliah umum.

Moment foto bersama usai kegiatan | Istimewa

Rektor UMMI Sukabumi, Dr. Reny Sukmawani., M.P., mengatakan, kegiatan pada kali ini merupan langkah awal UMMI yang mana komitmen untuk meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat luas.

Baca juga:  Polisi Bekuk Tiga Terduga Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan di Capitol Plaza Kota Sukabumi

“Iya, memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat secara merata merupakan hak bagi setiap individu,” singkat Renny kepada wartawan, Kamis (8/12/2023).

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Harian(BPH) UMMI Drs. H. Heriyanto, Mpd. mengatakan, sumber daya manusia yang unggul bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.

Ia juga menyampaikan Layanan kesehatan dasar adalah kunci bagi pembentukan individu yang produktif dan berkualitas.

Baca juga:  Babinsa Jayaraksa Koramil 0607-03 Baros, Bantu Pasang Bronjong Cegah Banjir Terulang

“Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para mahasiswa dan praktisi kesehatan untuk lebih memperhatikan dan terlibat aktif dalam meningkatkan pelayanan dasar kesehatan,” ujarnya.

“Ya ini sebagai bagian integral dalam pembentukan sumber daya manusia yang berdaya saing di masa depan,” pungkasnya.

Pos terkait