LINGKARPENA.ID | Dalam rangka mendukung dan menyukseskan program Jabar Raksa Sagara 2025, Pangkalan TNI AL (Lanal) Bandung Pos TNI AL Ujunggenteng bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan bersih-bersih pantai di kawasan wisata Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Selasa (02/12/2025).
Aksi peduli lingkungan ini dipusatkan di dua titik utama, yakni pesisir Pantai Pangumbahan, yang dikenal sebagai kawasan konservasi penyu, serta pesisir Pantai Ujunggenteng, salah satu destinasi wisata favorit di wilayah selatan Sukabumi.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur TNI dan lembaga terkait, mulai dari TNI AU Satrad 402 Cibalimbing, TNI AD Koramil 2214 Surade, Forkopimcam Ciracap, Polairud Ujunggenteng, Polsus KKP, Tim Satpel Konservasi Penyu Pangumbahan, Pos Wilker Ujunggenteng (Syahbandar), Puskesmas Ciracap, HNSI Ujunggenteng, Balawista, Karang Taruna, hingga Organisasi Penggerak Wisata (OPW). Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir selatan Sukabumi.
Danpos AL Ujunggenteng, Letda Laut Andri Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai bukan hanya sebuah program rutin, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Dengan semangat ‘Jalesveva Jayamahe’ dan ‘Jabar Istimewa’, kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga laut bukan sekadar wacana, tetapi tindakan nyata yang harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara bersama-sama,” ujar Letda Andri kepada lingkarpena.id.
Letda Andri menambahkan bahwa semangat kolaborasi dalam program Jabar Raksa Sagara diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan pelaku usaha sangat dibutuhkan agar wilayah pesisir tetap bersih, aman, dan nyaman bagi wisatawan maupun biota laut.
“Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat hingga pelaku usaha dalam menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir selatan Kabupaten Sukabumi,” lanjutnya.
Aksi bersih pantai tersebut mendapatkan apresiasi dari warga sekitar, khususnya para pemilik warung lesehan yang sehari-hari mengandalkan kunjungan wisatawan.
Salah satu pemilik warung, Wandi, menyampaikan harapannya agar kondisi pantai yang lebih bersih dapat memberikan dampak positif terhadap jumlah pengunjung, terutama menjelang libur akhir tahun.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Mudah-mudahan dengan kondisi lingkungan pesisir pantai yang asri dan bersih, jumlah pengunjung meningkat menjelang Tahun Baru 2026,” ujarnya.
Kegiatan bersih-bersih pantai ini menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir Ujunggenteng, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan lestari untuk generasi mendatang.






