Maya, Bidan Nyambi jadi Penjual Batu Akik Bikin Heboh Pembeli

FOTO: Inilah sosok Maya Safitri penjual batu akik saat hadir dan membuka stand di acara Jampang Ngabhuana 2 Surade Sukabumi.| dok/Jajang S

LINGKARPENA.ID | Maya Safitri, gadis kelahiran 22 tahun silam, warga Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, punya hobi yang jarang digeluti gadis pada umumnya.

Diketahui Maya ini gemar mengkoleksi berbagai batu akik. Dari hobinya itu ia bisa menghasilkan uang. Dan kini Maya dikenal sebagai gadis penjual batu akik.

Ditemui di event Jampang Ngabhuana 2. Disana gadis berkacamata ini membuka stand dengan menjual berbagai jenis batu akik. Dari harga termurah Rp 20 ribu hingga termahal Rp 1,5 juta.

Stand Maya Gemstone mendapat perhatian pengunjung di acara itu. Sejumlah barang yang dijualnya adalah batu akik lokal seperti wulung, pandan, kalimaya, obsidian, anggur dan beberapa batu permata lainnya.

Baca juga:  Kisah Pengayom Masyarakat dan Sang Relawan yang Gugur di Penanganan Bencana Sukabumi

Diakui Maya, ia sudah empat tahun menekuni bisnis batu akik dan permata. Hobi itu, katanya, karena terbawa oleh kebiasaan keluarga yang sebagian besar terjun di bisnis batu akik. Selain memproduksi sendiri di Pabuaran, Maya juga terkadang membeli batu permata dari berbagai daerah, Rawa Bening Jakarta.

Menurut Maya penjualan batu akik sekarang tidak sebaik beberapa tahun ke belakang dimana batu akik cukup tinggi peminatnya. Untuk mensiasati itu kini Maya mengandalkan penjualan online, live di TikTok. Kalau offline seperti sekarang kalau ada acara pentas seni budaya.

Baca juga:  Anwar Warga Surade Klarifikasi Soal Akun Atep Romli

“Penghasilan live TikTok, kalau lagi bagus bisa Rp 15 juta per bulan. Kalau lagi sepi paling Rp 8 juta sampai Rp 10 juta. Harga per buah itu tergantung jenis batunya dan ikatnya. Tapi rata-rata kami jual dari harga Rp 100 ribu ke atas,” kata Maya, kepada Lingkarpena.id, Minggu (14/7) di lokasi acara Event Jampang Ngabhuana 2 Surade.

Berkat live di tiktok kini nama Maya yang mengusung brand Maya Gemstone mulai dikenal dikalangan pencinta batu akik.

Baca juga:  Penghujung Event Jampang Ngabhuana II, JTM gaet Baznas Berikan 10 Kursi Roda

“Entah kenapa, ya mungkin karena faktor keluarga yang semua bergelut dibidang ini ( batu akik – red ). Dan ada kepuasan tersendiri berbisnis di batu akik. Maya mau beli apa yang Maya mau tidak harus minta sama orangtua,” pungkas gadis yang juga berprofesi bidan ini.

Kepada para pencinta batu akik, Maya yang kini tinggal di Jalan Pelda Suryanta No. 83 RT 03/13, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang ini, berpesan jika membutuhkan batu akik bisa menghubungi di nomor 081514119457

Pos terkait