Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral di Sukabumi Terkuak, Begini Kronologisnya!

Tim kesehatan dan pemdes serta unsur terkait lainnya saat menyambangi rumah keluarga korban di Cidolog Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Media sosial dihebohkan dengan sebuah video berdurasi 1 menit 35 detik beredar luas pada Minggu malam Senin 27/8/2023. Dalam video tersebut seorang anak perempuan dianiaya diduga oleh seorang laki laki yang diyakini ayahnya sendiri akibat menangis karena ingin jajan.

Usut punya usut peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di wilayah Desa Cipamingpis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi.

Hal itu teruangkap saat dikonfirmasi ketua karang taruna kecamatan Cidolog Ace Sunandar. Dirinya mengatakan dan sudah menyambangi keluarga anak tersebut. Dugaan kuat kekerasan itu dilakukan ayahnya sendiri berinisial ER (34).

Baca juga:  Jembatan Lalay Rusak Viral, DPU Respon Begini

Ace mengaku tidak menyangka tetangga dekatnya itu tega melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri. Ace mengetahui setelah sebelumnya mendapat informasi ramai di media sosial Facebook.

“Kebetulan saya berdomisili di desa itu. Ya Kampung saya berdekatan, malah sempat berkomunikasi dengan terduga pelaku. Dia (pelaku) mengakui bahwa video yang beredar atas aksi kekerasan atau penganiayaan tersebut dibuat sendiri olehnya,” ujar Ace.

Namun begitu, kata Ace lagi terduga pelaku yakni ER melakukan tersebut memiliki alasan sendiri. Menurut pelaku dimana ia kesal terhadap istrinya yang tengah bekerja di luar negeri dalam beberapa bulan tidak mengirim uang.

Baca juga:  Anggota DPRD Provinsi Sosialisasikan Perda Tentang Perlindungan PMI di Sukabumi

“Iya dia mengakui emang itu video dibuat sendiri olehnya. Jadi awalnya si pelaku ini sering menutup diri dari pemuda lainnya, gak gaul gitu. Dan kerjanya juga serabutan. Anaknya pun biasanya main kerumah saya. Ya main bersama anak saya,” jelas Ace.

Saat ini, lanjut Ace kondisi anak dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka, dari penelusurannya pelaku mengaku bahwa video yang beredar sudab beberapa bulan kebelakang.

“Hasil obrolan bukan pemberitaan, dasarnya pelaku itu merasa tidak enak dengan istrinya. Karena tidak ngirim uang akhir-akhir ini, mungkin karena emosi si pelaku ini melampiaskan ke anaknya dan dikirim lah video kesana. Jadi tujuan pribadinya mungkin kirim video itu ke istrinya, karena kekurangan SDM dan pengetahuan hukum jadi begitu. Keinginannya supaya istrinya bisa berbalik lagi dengan cara itu,” bebernya.

Baca juga:  Polisi Sukabumi Ungkap Modus Pencurian Sepeda Motor di Medsos

“Polisi sudah konfirmasi dan mendatangi TKP. Intinya situasi saat ini sudah kondusif, dan anaknya ada di sini di asuh. Harapan saya secepatnya ada komunikasi dengan pihak keluarga istrinya seperti apa dan bagaimana kelanjutannya,” pungkasnya.

Pos terkait