11 Pasien keracunan massal masih mendapatkan penanganan Puskesmas Purabaya. [Foto: Ram]

11 Pasien Keracunan Massal Masih Ditangani Puskesmas Purabaya

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Ratusan warga di dua Kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang mengalami keracunan massal berangsur membaik. Keracunan massal didominasi oleh warga Kampung Pojok RT 24, 25, 26 RW 10 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Minggu (05/9/2021) dini hari tadi.

Kepala Puskesmas Purabaya Aden Aulia Rahman saat ditemui lingkarpena.id Minggu (05/09/2021) pagi mengatakan, warga yang merasakan gejala keracunan berasal dari Desa Cimerang, Pagelaran, Purabaya Kecamatan Purabaya, serta Desa Bojong Tipar Kecamatan Jampangtengah, pada Sabtu 23.00 WIB mulai berdatangan.

Baca juga:
Keracunan Massal di Sukabumi: Mencapai Ratusan Jumlah Pasien, di Tiga Desa dari Dua Kecamatan

Gejala awal dialami para pasien merupakan, mual, pusing, muntah-muntah, serta lemas. Para korban keracunan hingga Minggu pagi (05/09/2021) dari jumlah 131 yang terdeteksi tersisa 11 pasien yang masih mendapatkan penanganan medis.

“Betul sejak tadi malam terdata ada 131 warga dengan keluhan pusing, mual, dan lemas. Sebagian sudah dipulangkan dan tersisa 11 pasien yang masih ditangani medis,” kata Aden kepada lingkarpena.id di Puskesmas Purabaya.

Dikatakan Aden, pihak Puskesmas bersama dari Kepolisian Sektor Purabaya, sudah mengamankan beberapa sample makanan, air, dan jenis lainnya guna kepentingan pemeriksaan melalui test laboratorium untuk memastikan dan mengetahui sumber penyebab terjadinya keracunan.

Baca juga:
Keracunan Massal di Surade Sukabumi, Diduga Ini Penyebabnya!

“Sample makanan dari sebagian yang dikonsumsi oleh warga sudah diambil. Ya untuk hasil lab kita menunggu beberapa hari. Mengunakan laboratorium kesehatan daerah (Labkesda),” ungkapnya.

Kejadian buar biasa kasus keracunan massal kini ditangani pihak kepolisian Polsek Purabaya Polres Sukabumi. Saat ini polisi masih menggali keterangan dari beberapa saksi dan koraban terkait insiden yang menggemparkan ratusan warga Purabaya dan Jampangtengah itu.

 

 

Reporter: Ram
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan