Operasi Zebra Lodaya 2021, Ini yang Terjadi Pada Kusir Delman dan Tukang Becak

LINGKARPENA.ID – Gelaran Operasi Zebra Lodaya 2021 Polres Sukabumi Kota kali ini selain mengedepan kan upaya – upaya preemtif dan preventif. Operasi berupa tindakan simpatik dan humanis kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan Satlantas Polres Sukabumi Kota dengan menggelar bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu, Sabtu (20/11/2021).

Giat tersebut dipimpin langsung Kbo Sat Lantas Polres Sukabumi Kota IPTU Ratno Panji Setiaji. Terlibat dalam kegiatan Kanit Turjagwali IPDA Ade Hidayat, Kanit Dikyasa AIPTU Dodi Iskandar bersama anggota Sat Lantas Polres Sukabumi Kota.

Baca juga:  LSM Dampal Jurig Santuni Kaum Dhuafa

Adapun target bakti sosial berupa pemberian 10 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Diantaranya Kusir Delman, Tukang Becak dan Pemulung dengan sasaran di sekitar Jalan RE. Martadinata dan Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Kota menjelaskan, pemberian paket sembako kepada warga kurang mampu. Pemberian sembako dilakukan oleh Satgas preemtif ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Sukabumi Kota.

Baca juga:  Polres Sinergis Gelar Vaksin Booster di Lapas Sukabumi

Selain itu, tujuan kegiatan guna menjalin silahturahmi antara Polri dan masyarakat untuk meningkatkan sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Bantuan paket sembako dimasa Operasi Zebra Lodaya 2021 ini merupakan wujud kepedulian Satlantas Polres Sukabumi Kota terhadap masyarakat kurang mampu. Terutama yang terdampak pandemi Covid-19,” ucapnya IPTU Astuti Setyaningsih, kepada media.

Lanjut Astuti, selain memberikan paket sembako, Satgas Preemtif ini juga memberikan himbauan kepada warga untuk senantiasa disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) juga memberikan edukasi dalam berlalu lintas.

Baca juga:  Inilah Motif Terduga Pembakar Minimarket di RA Kosasih Ciaul

“Saya berharap kegiatan ini masyarakat dapat tertib dalam berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitasnya. Ya, sehingga dapat bersama-sama menciptakan kamtibcar lantas dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya.(**)

Pos terkait