Perintah Kasad, Dandim 0622 Sambangi Sandi Satrio Penyandang ‘Pneumonia’ di Ciracap

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi saat menyambangi rumah Sandi Satrio penyandang Pneumonia di Kampung Cisasak, Desa Kecamatan Ciracap, sekaligus memberikan bantuan sembako dan sejumlah uang, pada Ahad (3/7/22).| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, menyambangi rumah Sandi Satrio (28) penyandang ‘Pneumonia’ (paru-paru basah ) di Kampung Cisasak, RT 18/06 Desa-Kecamatan Ciracap, Ahad 3 Juli 2022. Kunjungan yang cukup singkat tersebut dilakukan sekira pukul 13.30 wib hingga jam 14.10 waktu setempat.

Dalam kunjungannya Dandim 0622 didampingi Komandan Unit Kodim 0622 Letda Chk Agus Hermansyah, Anggota Koramil 0622-14 Surade dan unsur muspika Kecamatan Ciracap. Letkol Inf Anjar Ari Wibowo langsung menuju kediaman Sandi Satrio (Penyandang J18 Pneumonia Organism Unspecified) atau paru-paru basah.

Berdasarkan data yang dihumpun Sandi Satrio (Penyandang J18 Pneumonia Organism Unspecified) tersebut mengalami perubahan fisik sejak sekolah SMP kelas 1. Perubahan itu ditandai dengan penurunan berat badan dan kelumpuhan/tidak dapat beraktifias secara normal sehingga tidak bisa melanjutkan Sekolah.

Baca juga:  Miris, Istri Pergi dengan Lelaki lain Ato Hidup Mengurus Dua Anak

Anak dari pasangan suami istri Empok Suhenda (45) dan Masliah (42) ini sebelumnya kondisi yang bersangkutan dalam keadaan normal. Menurutnya gejala mulai dirasakan perubahan sejak dibangku Sekolah Dasar ditandai dengan kondisi tubuh mudah cape dan sering terjatuh saat berjalan kaki hingga saat ini kondisi Sandi tidak dapat beraktifitas secara normal.

Sementara itu kondisi kedua adik Sandi, Rudiansyah (17) dan Jahkia Rahwati (7) mengalami gejala yang sama ditandai dengan kondisi mudah lelah dan sering jatuh saat berjalan.

“Hari ini kedatangan saya mewakili Bapak KASAD untuk melihat langsung keadaan saudara Sandi Satrio dan kedua adiknya. Kami sekaligus memberikan amanat dari Bapak KASAD untuk memberikan bantuan sembako dan uang dengan harapan dapat bermanfat terutama dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan mereka,” jelas Dandim.

Baca juga:  Kapolsek Parakansalak Salurkan Bantuan Sembako Korban Longsor di Sukakersa

Lanjut Anjar Ari Wibowo, “Dalam waktu dekat sekaligus akan kita akan lakukan bedah rumah untuk keluarga. Ya sehingga tempat tinggal yang bersangkutan dan keluarga lebih layak. Kami sudah berkordinasi dengan pihak Puskesmas dan Musika untuk sama-sama membatu dan mengawasi dalam mempercepat kesembuhannya,” tandas Ari Wibowo.

Sementara itu meneurut pihak keluarga Sandi Satrio (Penyandang J18 Pneumonia Organism Unspecified) sudah pernah mendapatkan penanganan dan perhatian baik dari Puskesmas setempat (Muspika) dan Kemensos RI.

“Sandi Satrio ini pernah mendapatkan perawatan di RSU Jampangkulon atas rujukan dari Kemensos RI dengan perawatan difokuskan dalam perbaikan/pertumbuhan gizi untuk langkah awal sebagai dasar rujukan terhadap RSHS Bandung,” terang Empok Suhenda yang merupakan Ayah dari Sandi Satrio.

Baca juga:  Jenazah Jamaludin Korban Tol Ciawi Tiba di Rumah Duka di Sukabumi

Dijelaskan Suhenda, anaknya Sandi Satrio dan kedua adiknya sudah memiliki Kartu BPJS sebagai atensi dari pihak Kemensos RI dalam memudahkan proses perawatan di rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi memberikan bingkisan paket Sembako dan uang santunan dari Bapak KASAD untuk Sandi Satrio penyandang Pneumonia (paru-paru basah) dan keluarga.

“Saya dapat perintah langsung dari Pak Kasad, bahwa TNI AD harus berada ditengh-tengah kesulitan rakyat dan TNI harus menjadi solusi bagi masyarakat. TNI harus bersama Rakyat,” pungkasnya.

Pos terkait