LINGKARPENA.ID | Sebuah insiden kriminal yang tidak biasa terjadi di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria yang awalnya dikira sebagai korban begal dan mendapat pertolongan warga, ternyata justru terungkap sebagai pelaku pembegalan. Lebih menghebohkan lagi, baik pelaku maupun korban akhirnya dirawat di rumah sakit yang sama.
Peristiwa ini bermula ketika sebuah video yang menunjukkan seorang pria bersimbah darah beredar di media sosial. Video tersebut direkam warga Cikembar dan memperlihatkan warga tengah mengevakuasi seorang pria ke RSUD Al-Mulk, Kota Sukabumi, karena diduga menjadi korban begal.
Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa pria tersebut bukanlah korban, melainkan pelaku pembegalan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol). Korban sebenarnya juga tengah dirawat di rumah sakit yang sama karena mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam saat mencoba mempertahankan sepeda motornya.
Modus Pelaku: Berpura-Pura Menjadi Penumpang
Peristiwa pembegalan itu sendiri terjadi di ruas Jalan Raya Panggeleseran–Babakan, Kampung Kertaraharja, Desa Kertaharja, Kecamatan Cikembar, Senin (24/11) dini hari. Pelaku diduga menggunakan modus berpura-pura menjadi penumpang ojek untuk mengelabui korban dan merampas motor Honda Beat berwarna putih milik pengemudi ojol tersebut.
Saksi mata bernama Wayang (40), warga setempat, mengaku melihat korban dan pelaku melintas sekitar pukul 02.00 WIB. Tak lama kemudian, ia mendengar suara gaduh yang semula dikira keributan anak muda yang bermain game.
“Saya sempat melihat motor korban melintas bersama pelaku dari arah Panggeleseran ke Cibatu. Tak lama kemudian terdengar keributan. Awalnya saya kira anak-anak yang biasa main game malam hari, tapi ternyata bukan,” kata Wayang.
Dugaan sementara, pelaku mengarahkan korban berhenti di depan PT Kino sebelum melancarkan aksinya. Beberapa waktu kemudian, korban ditemukan bersimbah darah oleh seorang sopir truk dan dibantu sejumlah pengendara lain.
Barang Bukti dan Kondisi Korban
Sekelompok pemuda dari Kampung Babakan menyita sebuah tas selempang berisi senjata tajam jenis cerulit yang diduga milik pelaku. Korban mengalami luka serius di pergelangan tangan dan lutut akibat sabetan senjata tajam saat berusaha melawan.
Korban sempat dibawa ke GMC sebelum akhirnya dirujuk ke RS Al-Mulk Lembursitu karena luka yang cukup parah. Pelaku yang juga mengalami luka ditemukan di lokasi berbeda dan turut dirawat di rumah sakit yang sama, sehingga memunculkan situasi janggal ketika korban dan pelaku berada dalam satu fasilitas medis.
Polisi Masih Selidiki
Polsek Cikembar telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun korban.
Warga berharap pihak kepolisian segera menuntaskan kasus ini dan meningkatkan patroli di wilayah rawan kejahatan, khususnya pada malam hingga dini hari.
Wargi Sukabumi diimbau tetap waspada dan meningkatkan kehati-hatian saat melintas di jalur sepi.





