422 Starter Ramaikan Kejurda Grasstrack IMI Jabar di Sirkuit Tegal Laja

LINGKARPENA.ID | Sirkuit Tegal Laja, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi pusat perhatian pecinta olahraga otomotif pada akhir pekan. Ratusan pembalap dari berbagai daerah turun lintasan dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack IMI Jawa Barat 2026 Putaran Pertama, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026).

 

Besarnya minat terhadap ajang tersebut terlihat dari jumlah peserta. Sebanyak 422 starter tercatat ambil bagian dalam sejumlah kelas yang dipertandingkan. Jumlah tersebut sekaligus menjadi salah satu catatan menarik dalam pelaksanaan Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat tahun ini.

 

Tidak hanya pembalap yang memadati kawasan sirkuit. Ribuan masyarakat turut datang untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap di lintasan. Berdasarkan perkiraan panitia, sekitar 7.000 penonton hadir selama rangkaian perlombaan berlangsung.

 

Event tersebut merupakan hasil kolaborasi Owner CPRT H. Deni Saputra, S.H., B2SPEED Cikembar yang diketuai H. Helmy, serta RM Cahaya Sari Sumedang.

 

Pelaksanaan kejuaraan juga mendapat perhatian dari unsur pemerintah dan organisasi olahraga. Sejumlah pihak hadir, di antaranya perwakilan Bupati Sukabumi, Kepala Dinas Pertanian sekaligus Penasehat Pengcab Sukabumi, Forkopimcam Surade, perwakilan IMI Jawa Barat, jajaran IMI Kabupaten Sukabumi dan unsur terkait lainnya.

Baca juga:  Uu Ruzhanul Buka Balap Grass Track di Tasikmalaya

 

Selain menyajikan persaingan di lintasan, panitia turut memberikan perhatian terhadap pembinaan pembalap muda. Penghargaan berupa piagam diberikan kepada peserta dari delapan kelas pembinaan. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah sponsor yang ikut menopang terselenggaranya kejuaraan.

 

Ketua Panitia Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 Putaran Pertama, Deny Ferdianto, S.Kom., M.M., mengatakan penghargaan tersebut diharapkan mampu mendorong pembalap muda untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga pendidikan mereka.

 

“Harapannya dengan diberikannya penghargaan ini dapat memberikan motivasi bagi atlet muda di kelas pembinaan agar lebih semangat lagi. Bukan hanya dalam balap, tetapi sekolahnya juga bisa terdukung, sehingga prestasinya tidak terganggu karena kegiatan balap,” ujar Deny.

Baca juga:  Festival Bonsai Ramaikan Touring “Ngalongok Dulur Dilembur” di Jampang Tengah

 

Menurutnya, suksesnya kegiatan tidak hanya ditentukan oleh panitia dan pembalap. Dukungan pemerintah, aparat keamanan, sponsor, komunitas otomotif hingga masyarakat sekitar turut menjadi bagian penting selama kegiatan berlangsung.

 

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan putaran pertama tersebut.

 

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan penyelenggaraan yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Owner CPRT, H. Deni Saputra, S.H., menyebut tingginya jumlah peserta menjadi gambaran besarnya animo terhadap olahraga grasstrack di Jawa Barat.

 

Ia mengapresiasi kehadiran para pembalap dari berbagai daerah serta dukungan panitia, IMI, Forkopimcam Surade, sponsor, komunitas, masyarakat dan seluruh crew CPRT.

 

“Ini merupakan hasil kerja bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya para pembalap yang datang dari berbagai daerah. Mudah-mudahan event seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi para pembalap, khususnya pembalap muda, untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi,” kata Deni.

Baca juga:  BRI Cibadak Klarifikasi Status Dua AJB Milik Nasabah yang Meninggal Dunia

 

Deni juga berharap keberadaan Sirkuit Tegal Laja tidak hanya menjadi lokasi perlombaan, tetapi dapat berkembang sebagai salah satu sarana pengembangan olahraga otomotif di Kabupaten Sukabumi.

 

Menurutnya, aktivitas kejuaraan yang menghadirkan peserta dan penonton dari berbagai daerah juga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk terhadap pergerakan ekonomi selama kegiatan berlangsung.

 

Berakhirnya perlombaan di Tegal Laja sekaligus menandai tuntasnya putaran pertama Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat 2026. Dengan jumlah peserta mencapai 422 starter dan ribuan penonton, gelaran tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga otomotif sekaligus pembinaan pembalap muda di Jawa Barat.

 

Pos terkait