LINGKAR PENA Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa
KABUPATEN SUKABUMI

Antisipasi Pohon Tumbang, BPBD Bersama Lintas Instansi Lakukan Pemangkasan di Kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu

Antisipasi Pohon Tumbang, BPBD Bersama Lintas Instansi Lakukan Pemangkasan di Kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palabuhanratu dan sejumlah instansi terkait melaksanakan kegiatan penebangan serta pemangkasan pohon di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu, Kamis (5/11/26).[Foto: ist]

SUKABUMI – Mengantisipasi potensi pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palabuhanratu dan sejumlah instansi terkait melaksanakan kegiatan penebangan serta pemangkasan pohon di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut menjadi salah satu langkah mitigasi bencana, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya intensitas hujan yang dapat menyebabkan pohon rapuh, patah, hingga tumbang.

Iklan

Di balik rimbunnya pepohonan yang menghiasi kawasan tersebut, tersimpan pula potensi ancaman ketika kondisi pohon sudah tidak lagi kokoh. Terlebih, keberadaan pohon-pohon besar di sekitar jalur yang dilalui masyarakat membutuhkan perhatian dan penanganan secara berkala.

Melalui kegiatan ini, sejumlah pohon yang dinilai berpotensi membahayakan dilakukan pemangkasan dan penanganan guna mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan.

P2BK Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya bersama untuk meminimalkan risiko bencana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

“Pemangkasan pohon ini merupakan langkah antisipasi untuk mengurangi potensi pohon tumbang, terutama pohon-pohon yang berisiko membahayakan pengguna jalan. Kami berharap melalui kegiatan ini, potensi bahaya bisa diminimalkan sejak dini,” ungkap Dandi.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak hanya dilakukan setelah bencana terjadi, tetapi juga harus melalui langkah pencegahan dengan melibatkan berbagai unsur terkait dan masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Disperkim, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Damkar, Resort Konservasi Wilayah VI, Polsek Palabuhanratu, Koramil Palabuhanratu, Kelurahan Palabuhanratu, Dinas Perhubungan, BPBD Kabupaten Sukabumi, PLN Palabuhanratu, Telkom, Puskesmas Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, para ketua RW 001 dan RW 031, serta masyarakat sekitar.

Dua personel P2BK yang turut bertugas dalam kegiatan tersebut yakni Ujang Nuryaman dari P2BK Palabuhanratu dan Dandi Sulaeman dari P2BK Simpenan.

Sinergi lintas instansi ini menjadi gambaran bahwa upaya menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat membutuhkan kepedulian bersama. Tidak sekadar memangkas ranting atau menebang pohon yang berisiko, tetapi juga membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana sejak dini.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Reporter Jajang S

Editor Akoy Khoerudin