SUKABUMI – Upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat Kampung Sukasirna, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, terus dilakukan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.
Meski dihadapkan pada kendala teknis, Satgas TMMD tidak menghentikan pengerjaan pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut. Pengeboran bahkan kembali dilanjutkan ke titik lain setelah sumber air pada lokasi pertama belum menghasilkan kualitas yang diharapkan.
Berdasarkan hasil pengeboran awal, kedalaman sumur telah mencapai sekitar 70 meter. Namun, air yang ditemukan masih terlihat keruh sehingga dinilai belum memenuhi standar kualitas untuk dimanfaatkan masyarakat.
Operator sumur bor menjelaskan, keputusan berpindah ke titik pengeboran berikutnya diambil sebagai upaya mendapatkan sumber air yang lebih jernih dan layak digunakan.
“Pada titik pertama kami sudah melakukan pengeboran hingga kedalaman kurang lebih 70 meter. Akan tetapi, kondisi air yang ditemukan belum sesuai harapan. Karena itu, kami mencoba melanjutkan pengeboran di titik berikutnya dengan harapan bisa menemukan sumber air yang kualitasnya lebih baik,” jelasnya.
Terpisah, anggota Satgas TMMD, Pelda Ardi, menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengurangi komitmen personel di lapangan dalam menuntaskan pembangunan sarana air bersih.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan hal mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan akan terus diupayakan agar hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Kami tidak akan menyerah dengan kendala yang ada. Satgas akan terus berusaha mencari solusi terbaik agar pembangunan sarana air bersih ini dapat diselesaikan. Harapan kami, masyarakat nantinya bisa menikmati air yang jernih, layak, dan higienis untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas Pelda Ardi.
Harapan besar juga disampaikan Ketua RT 01, Awib. Ia menilai pembangunan sumur bor melalui program TMMD tersebut menjadi angin segar bagi warga Kampung Sukasirna yang membutuhkan ketersediaan air bersih.
Menurutnya, fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sekitar 30 kepala keluarga (KK) di wilayahnya.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik pembangunan sumur bor ini. Air bersih merupakan kebutuhan penting bagi warga. Mudah-mudahan pengeboran selanjutnya berhasil menemukan sumber air yang bagus sehingga sekitar 30 KK di lingkungan kami bisa merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat,” tutur Awib.
Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari komitmen TNI melalui program TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan infrastruktur dasar.
Satgas TMMD bersama masyarakat kini menaruh harapan pada pengeboran di titik berikutnya. Meski harus menghadapi tantangan di lapangan, upaya mencari sumber air yang berkualitas tetap dilanjutkan demi mewujudkan ketersediaan air bersih yang dapat dimanfaatkan warga Kampung Sukasirna secara berkelanjutan.