Dikatakan ketua RT Babakan Sirna, untuk jumlah korban tambahan dilarikan ke Rumah Sakit Sagaranten. Hal itu, karena fasilitas di Puskesmas Sagaranten over load atau kepenuhan.
Kepala Rumah Sakit Sagaranten dr. Hikmat mengatakan, membenarkan adanya korban diduga keracunan yang dirawat di Rumah Sakit tersebut. Dirinya mendapat laporan bahwa ada rujukan korban yang diduga keracunan asal Desa Cibaregbeg itu.
“Untuk korban keracunan yang dirawat di rumah sakit Sagaranten, semuanya dibebaskan dari biaya pengobatan,” terang dr.Hikmat kepada lingkarpena.id.
| Baca juga: |
| Keracunan Massal di Sukabumi: Mencapai Ratusan Jumlah Pasien, di Tiga Desa dari Dua Kecamatan |
Dr.Hikmat menambahkan, pasien korban keracunan yang dirujuk ke rumah sakit Sagaranten berjumlah 7 orang. Semua korban mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas rumah sakit.
“Semoga para korban keracunan bisa segera pulih dalam waktu 24 jam dan bisa kembali pulang seperti sedia kala,” tambahnya.
Reporter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin






