LINGKARPENA.ID – NH (49) bersama keluarga satu anak dan ketiga cucunya diduga menjadi korban tidak asusila beberapa waktu lalu. Ironisnya, pelaku merupakan “Besan”nya sendiri yang berinisial OM. Korban merupakan warga Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.
Kasus ini sudah dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polres Sukabumi Kota pada 20 September 2021 lalu dengan nomor laporan LP/B/238/IX/2021/JBR/RES SMI KOTA.
Sang ibu, NH, awal menaruh curiga sejak anaknya YA, (28) usai bercerai dengan anak terduga pelaku pada 6 bulan lalu pada tahun 2021 ini.
“Kejadian berawal ketika anak saya itu menceritakan penyebab perceraiannya. Itu lantaran sang mertua YA, sendiri yang sering melakukan perbuatan tidak senonoh. Pelaku kerap melakukan aksinya dengan cara meraba-raba YA. Namun anak saya suka berontak,” terang NH, kepada awak media.
Lanjut NH, “Nah, dari situ saya juga menaruh curiga kepada cucu saya dan anak saya ini, terutama cucu yang paling kecil. Mereka suka nginep di rumah terduga pelaku itu,” tambah NH.
Ditegaskan NH, diantara yang menjadi korban tindak asusila OM, adalah anaknya DM (12) dan ketiga cucunya yang berinisial, IS (11) tahun, ALA (9) tahun dan PV (7) tahun.
“Setelah ada pengakuan dari mereka, saya langsung membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi Kota. Saya diberi arahan dari Polres untuk lakukan visum bagi keempat korban anak dan cucu saya itu. Dari hasil visum, berdasarkan keterangan Kepolisian DM dan IS, mengalami sobek selaput dara. Sementara ALA dan PV dari hasil visum menunjukkan hasil negatif atau selaput dara tidak sobek,” jelasnya.
NH berharap, agar terduga pelaku cepat diproses secara hukum. Menurut NH, pelaku hingga sampai saat ini masih belum ada kabar penangkapannya.
“Saya mau orang tua itu segera ditangkap. Dia sudah merusak masa depan anak dan cucu saya. Berdasarkan informasi Selasa (14/12/2021) lalu, Polisi mau mengungkap pelaku itu. Tapi setelah saya tanya penyidik ternyata sampai saat ini pelaku belum ditangkap-tangkap juga,” tegasnya.
Sementara itu, YA yang merupakan anak kandung NH, juga anak kandungnya atau cucunya NH menjadi korban OM sang pelaku. YA menceritakan, awalnya anaknya itu tidak pernah bilang mungkin karena takut. Tapi anak itu akhirnya bercerita kepada adik saya dan ibu saya, ternyata mertuanya itu sudah melakukan dugaan tindak asusila terhadap anak-anaknya termasuk 1 orang korban lain yang merupakan keponakannya.
“Saya bercerai dengan suami lantaran kelakuan mertua saya yang kurang ajar. Adik saya pernah bertanya langsung kepada anak-anak saya. Anak saya yang paling kecil mengaku, Mertua saya sering meraba-raba pada bagian payudara, paha dan alat kelamin oleh kakeknya itu,” tutur YA, sambil isak tangis dan berlinang air mata.
Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Bagian Seksi Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti menerangkan, penyidik Polres Sukabumi Kota masih melakukan pendalaman atas pelaporan kasus dugaan tindakan asusila itu.
“Penyidik nanti akan melakukan gelar perkara dalam waktu dekat ini. Petugas minta keluarga korban untuk bersabar,” singkat Astuti.(***)






