Kondisi Sumur dengan kedalaman 12 meter yang menyebabkan Balita meninggal dunia di Cibereum Kota Sukabumi. [Foto: Ist]

Balita Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur di Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Kota Sukabumi – Balita ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di Kampung Limusnunggal RT 03/01 Kelurahan Cibereum Kota Sukabumi, Selasa, 10 Agustus 2021. Peristiwa nahasnya nasib balita diketahui sekira pukul 14:45 WIB.

Balita nahas tersebut bernama Muhammad Faqih Al Farezi (3). Korban awal diketahui oleh saudara Herliadi (36) yang merupakan Ayahnya. Herliadi dan Dede Maryana (35) istrinya, sempat mencari korban selama 2 Jam. Saat ditemukan, korban sudah berada di dalam sumur di samping rumahnya.

Baca juga:
Penemuan Mayat Bayi, Gegerkan Warga Bantaran Sungai Cipelang Leutik Warudoyong

Saat diketahui di dalam sumur Herliadi berteriak histeris, dan tetangga berdatangan ke lokasi tersebut. Kemudian korban diangkat dan dibawa ke salah satu Mantri Asep di daerah Tonjong, setelah dilakukan pemeriksaan kata Mantri Asep, korban sudah meninggal dunia.

“Pada jam 11:00 WIB Ayah korban keluar rumah beraktivitas, korban bersama Ibunya ditinggal dirumah. Ayah korban pulang pada jam 12:00 WIB untuk melaksanakan shalat duhur, korban saat kedua orang tuanya dirumah keluar tidak diketahui. Setelah mereka sadar anaknya tidak ada didalam rumah lalu dicarinya dan ditemukan didalam sumur,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibereum, Ipda Agus Israwan, kepada lingkarpena.id, Selasa (10/8/2021).

Baca juga:
Polisi Ungkap Penemuan Kerangka Manusia di Perkebunan Sawit Cikidang

Yanti (31) saksi ke 3 tetangga korban sempat melihat korban pada jam 11:00 WIB sebelum ditinggalkan Ayahnya keluar rumah, korban masih menari dan berjoget di rumahnya. Jelang 3 jam kemudian suasana berubah histeris dan korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam sumur.

“Sumur kedalamannya 12 meter berjarak 20 meter dari rumah korban. Sumur tidak ada pembatas, untuk pengaman di sekitaran sumur itu. Kami pastikan dari hasil identifikasi di TKP tidak ada kekerasan pada tubuh korban. Korban dimakamkan di TPU Bustanil Arifin, Cibereum,” terang Agus.

Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan