14 Siswa SMP Kabupaten Sukabumi Siap Adu Talenta PAI di Tingkat Jawa Barat

Para siswa dan official saat foto bersama usai acara prosesi pelepasan di Pendopo Sukabumi.[foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Sebanyak 14 siswa SMP dari Kabupaten Sukabumi dipercaya menjadi duta daerah dalam ajang Pentas Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) jenjang SMP tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.

 

Para siswa tersebut merupakan hasil seleksi dari berbagai sekolah dan akan membawa nama Kabupaten Sukabumi dalam kompetisi yang digelar di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, 25–26 September 2026.

 

Sebelum bertolak ke Bandung, seluruh kafilah mengikuti prosesi pelepasan di Pendopo Sukabumi, Jumat (25/9/2026). Pelepasan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, bersama Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Henda.

 

Dalam ajang tersebut, kontingen Kabupaten Sukabumi diperkuat 50 orang yang terdiri atas peserta, pembimbing, dan pengawas. Sementara delegasi siswa berjumlah 14 orang yang berasal dari 12 SMP di Kabupaten Sukabumi.

 

Mereka akan mengikuti delapan cabang lomba yang menggabungkan kemampuan keagamaan, akademik, seni, hingga kreativitas berbasis teknologi. Cabang yang dipertandingkan meliputi MTQ, MHQ, Ceramah Islami, Cerdas Cermat PAI, Kaligrafi, Olimpiade PAI, Konten Video Kreatif, serta Poster Digital.

Baca juga:  Lantik Pengawas Sekolah, Wali Kota Sukabumi Harapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Pendidikan

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan para peserta yang dikirim ke tingkat provinsi merupakan siswa pilihan yang telah melalui proses seleksi.

 

Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan para siswa untuk menunjukkan kemampuan yang selama ini telah mereka persiapkan melalui latihan.

 

“Anak-anak yang hadir hari ini adalah mereka yang terpilih dari sekian ribu siswa yang ada di Kabupaten Sukabumi. Tentunya ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi,” ujar Deden.

 

Ia meminta para peserta tidak terbebani dengan suasana kompetisi. Kemampuan yang telah dipelajari selama persiapan diharapkan dapat ditampilkan secara maksimal ketika berada di arena perlombaan.

Baca juga:  Perguruan YASTI Sukabumi Gelar Penerimaan Siswa Baru 2022-2023, Ini Kata Asep Ikhwan

 

“Yang sudah dipelajari dan dilatihkan, secara teknik harus bisa ditampilkan dengan baik saat perlombaan. Tetap percaya diri dan tampilkan yang terbaik,” katanya.

 

Deden pun berharap keikutsertaan tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengembangkan kemampuan mereka.

 

Sementara itu, H. Henda menilai Pentas PAI memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar ajang perebutan prestasi.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk melihat sejauh mana perkembangan pendidikan agama Islam yang selama ini berlangsung di lingkungan sekolah.

 

“Pentas PAI bukan hanya sekadar ajang untuk melihat prestasi. Ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan melihat capaian dari apa yang sudah dilakukan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

 

Ia menyebut pengalaman yang diperoleh dalam kompetisi dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, guru, maupun pemangku kebijakan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.

Baca juga:  Bentuk Perhatian Dunia Pendidikan, Camat Palabuhanratu Kunjungi Ratusan Pelajar

 

Selain menjadi ruang kompetisi, Pentas PAI juga dinilai mampu memperluas silaturahmi sekaligus mendorong kreativitas peserta didik, termasuk melalui cabang lomba yang memanfaatkan media digital.

 

H. Henda berharap para siswa tetap menjadikan proses belajar sebagai tujuan utama, terlepas dari hasil yang nantinya diperoleh dalam perlombaan.

 

“Targetnya juara umum, semoga tercapai. Tetapi yang lebih penting dari sekadar juara adalah bagaimana anak-anak terus meningkatkan kemampuan dan terus belajar,” tandasnya.

 

Dengan membawa delapan cabang lomba dan didukung guru pembimbing serta pengawas, kontingen Kabupaten Sukabumi selanjutnya mengikuti rangkaian Pentas PAI tingkat Jawa Barat di Bandung. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menguji kemampuan sekaligus membawa nama Sukabumi di tingkat provinsi.

Pos terkait