LINGKAR PENA Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa
KABAR DAERAH

Ketua DPRD Kab Sukabumi Ikuti Touring Ngalongok Dulur di Lembur, Dorong Evaluasi Langsung Prioritas Pembangunan

Ketua DPRD Kab Sukabumi Ikuti Touring Ngalongok Dulur di Lembur, Dorong Evaluasi Langsung Prioritas Pembangunan

LINGKARPENA.ID | Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, turut serta dalam rombongan touring “Ngalongok Dulur di Lembur” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tahun 2026, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi unsur legislatif dan eksekutif untuk turun langsung melihat kondisi wilayah serta berinteraksi dengan masyarakat di sejumlah daerah yang dilalui rombongan.

Iklan

Budi Azhar menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif apabila tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana melihat secara langsung perkembangan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, memasuki dua tahun masa kepemimpinan pemerintahan daerah saat ini, kegiatan turun ke lapangan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui program yang telah berjalan baik maupun sektor yang masih membutuhkan perhatian.

“Yang pertama bahwa kegiatan ini bisa positif. Kita pemerintah daerah bersama-sama dengan semua turun ke lapangan, touring melihat daerah. Tapi saya berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi harus ada makna dari kegiatan itu sendiri,” ujar Budi Azhar saat ditemui di Alun-alun Jampangtengah.

Ia mengatakan, hasil pengamatan langsung di lapangan dapat menjadi salah satu acuan dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan. Berbagai persoalan seperti infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan hingga kondisi sosial masyarakat dapat terlihat secara lebih nyata ketika pemerintah dan DPRD turun langsung ke wilayah.

“Dua tahun kepemimpinan beliau kita bisa melihat bagaimana perkembangannya. Yang sudah baik kita pertahankan, yang masih kurang kita bisa melihat langsung. Mudah-mudahan ke depan ini bisa jadi acuan untuk prioritas pembangunan,” katanya.

Selain memantau pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Dalam rangkaian kegiatan, rombongan turut memberikan bantuan kepada petani dan masyarakat kurang mampu.

Budi menilai interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting karena pemerintah dapat mengetahui kebutuhan warga secara lebih konkret.

“Yang paling penting adalah kita melihat lembur mana yang sudah baik dan mana yang kurang. Yang baik kita pertahankan, yang masih kurang kita perbaiki ke depan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara legislatif dan eksekutif dalam melihat persoalan pembangunan. Menurutnya, kegiatan bersama seperti “Ngalongok Dulur di Lembur” dapat memperkuat kesamaan pandangan dalam menentukan sektor yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki.

“Yang turun hari ini bukan hanya kami dari DPRD, tapi pemerintahan daerah antara legislatif dan eksekutif turun bersama-sama. Mudah-mudahan antara eksekutif dan legislatif ini bisa bersama-sama punya pandangan yang sama, mana yang harus diperbaiki dan mana yang harus dipertahankan,” jelasnya.

Budi juga menyebut tidak seluruh anggota DPRD dapat mengikuti kegiatan tersebut karena sebagian memiliki agenda lain. Meski demikian, ia mengapresiasi keterlibatan anggota DPRD yang turut dalam rombongan.

“Yang paling utama adalah hikmah dari kegiatan ini harus bermanfaat ke depan,” pungkasnya.(adv).

Reporter Jajang S

Editor Akoy Khoerudin