Camat Tegalbuleud Berikan Bantuan Kepada Dua Warga yang Rumahnya Ambruk

FOTO: Camat Tegalbuleud Encep Iskandar saat memberikan bantuan kepada salah satu warga yang rumahnya mengalami ambruk. Bantuan diberikan pada Kamis (2/1/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Camat Tegalbuleud, Encep Iskandar, mengunjungi dua warga yang rumahnya ambruk di Kampung Margaluyu dan Kampung Cimanggu, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/1/2025).

Kedatangannya ke lokasi tersebut selain memberikan dukungan moril juga memberikan bantuan paket sembako dan barang lainnya. Bantuan tersebut diberikan kepada Handa, warga Kampung Cimanggu dan Jamaludin warga Kampung Margaluyu.

“Hari ini kami mengunjungi dua warga di dua kampung berbeda. Kedatangan kami kesini selain memberikan dukungan moral juga memberikan bantuan, semoga warga tabah dan bersabar dalam menerima cobaan. Dan bantauan ini semoga bermanfaat,” ujar Encep.

Baca juga:  Yayasan Jorelat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Purabaya

Lebih lanjut dijelaskan Camat Tegalbuleud, bahwa Jamaludin dan Handa adalah warga Desa Rambay yang rumahnya ambruk pada Senin, 30 Desember 2024.

“Alhamdulilah kedua warga yang mengalami musibah tersebut kini sudah ditangani, baik penempatan maupun penanganan lanjutannya,” ucap Camat.

Sementara Kepala Desa Rambay, Yanto, yang dihubungi lingkar pena.id melalui saluran telepon menuturkan, pihaknya telah melakukan penanganan kepada kedua warganya tersebut. Dan untuk penanganan berikutnya pihak Pemdes Rambay telah melaporkannya ke pihak terkait.

Baca juga:  Jampangtengah Sukabumi Dikepung Bencana: Rumah Ambruk dan Jalan Terputus, Ini Titik Lokasinya

“Alhamdulilah kami atas nama pemdes Rambay telah melakukan penanganan kepada kedua warga tersebut. Dan saya sendiri telah mengunjunginya beberapa jam pasca kejadian, selepas magrib saya mengunjungi lokasi tersebut,” ujar Yanto.

Informasi dihimpun, dua rumah tersebut ambruk terpicu cuaca ekstrim yang terjadi pada Senin, 30 Desember 2024. Selain itu, kondisi material bangunan yang sudah lapuk turut menjadi pemicu ambruknya rumah tersebut.

Baca juga:  UMMI Gagas "REKABUMI" di Desa Sindangraja Dari Pupuk Organik hingga Eco-School Mahasiswa KKN OVOD Kelompok 05

Pos terkait