LINGKAR PENA Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa
PERISTIWA

Beginilah Kondisi Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi saat Terendam Banjir

Beginilah Kondisi Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi saat Terendam Banjir
FOTO: Beginilah kondisi rumah warga Kampung Cileuleuy Desa/Kecamatan Tegalbuleud Sukabumi saat terendam banjir.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kondisi pasca banjir yang merendam sedikitnya enam rumah warga di Kampung Cileuleuy, Desa /Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat ( 15/11/2024 ) mulai terkendali.

Diungkapkan Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah, kini situasi di bekas lokasi banjir sudah kembali normal, aman dan terkendali.

Iklan

“Alhamdulilah kondisi saat ini sudah kondusif. Sebagian warga membersihkan rumah dan halaman masing masing. Tidak ada korban jiwa,” ungkapnya kepada lingkar pena.id pada Minggu (17/11/2024).

Hal senada pun disampaikan oleh Camat Tegalbuleud, Encep Iskandar. Menurutnya, pasca banjir yang merendam rumah warga di Kampung Cileuleuy, Desa/Kecamatan Tegalbuleud kini kondisinya sudah aman dan kondusif.

“Meskipun demikian saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Apalagi saat ini memasuki musim penghujan. Dan kepada semua pihak diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan informasinya bilamana terjadi hal hal yang akan memicu terjadinya bencana,” papar Encep.

Diberitakan sebelumnya, akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi, tiga Kampung di Desa/ Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat ( 15/11/2024 ) sedikitnya enam rumah warga terendam banjir.

FOTO: Rumah warga di Tegalbuleud sempat terendam banjir. Kini air sudah mulai surut.| Istimewa

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, Noris, melaporkan, pada musibah banjir yang terjadi di Kampung Cileuleuy sedikitnya enam rumah warga terendam. Banjir dengan ketinggian air mencapai 50 senti meter.

“Akibat guyuran hujan selama tiga jam mengakibatkan sungai Cileuleuy airnya meluap dan merendam sebagian rumah warga. Akibatnya, enam kepala keluarga terdampak, terdiri dari 12 jiwa,” singkat Noris
Kepada lingkar pena id Minggu (17/11/2024).

Reporter Jajang S

Editor Akoy Khoerudin