LINGKARPENA.ID | Upaya mencari keberadaan Riana Pratiwi, seorang pelajar SMA Kalapanunggal yang dilaporkan hilang sejak 4 September 2026, masih terus dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kalapanunggal, Polres Sukabumi.
Hampir tiga pekan sejak kabar hilangnya Riana diterima pihak keluarga, polisi masih menelusuri berbagai informasi yang dinilai dapat menjadi petunjuk mengenai keberadaannya.
Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman bahkan mendatangi kediaman keluarga Riana di Kampung Kadudampit Gang Sawo, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk menggali informasi tambahan dari keluarga yang mungkin berkaitan dengan aktivitas Riana sebelum dinyatakan hilang.
Di sisi lain, polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah tempat Riana menempuh pendidikan. Sejumlah informasi mengenai lingkungan pertemanan, teman dekat, hingga aktivitas terakhir Riana sebelum keberadaannya tidak diketahui kembali didalami.
Pihak sekolah juga diminta membantu melakukan pengecekan kepada sejumlah teman dekat Riana. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai aktivitas dan komunikasi Riana sebelum dilaporkan hilang.
Tidak hanya itu, Kapolsek Kalapanunggal telah menginstruksikan Unit Intelkam dan Unit Reskrim untuk terus mengembangkan setiap informasi yang masuk, terutama yang berkaitan dengan kemungkinan keberadaan Riana di wilayah hukum Polsek Kalapanunggal.
Koordinasi dengan jajaran Polres Sukabumi juga terus dilakukan agar proses penelusuran dapat berjalan secara terpadu.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman, menegaskan bahwa kepolisian masih memberikan perhatian terhadap laporan tersebut dan terus berupaya mencari informasi yang dapat mengarah pada keberadaan Riana.
“Kami turut prihatin dengan apa yang dialami keluarga. Kami mengajak masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Riana Pratiwi untuk segera menyampaikannya kepada pihak Kepolisian. Informasi tersebut akan kami tindak lanjuti,” ujar Aah.
Polisi juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya. Informasi yang tidak terverifikasi dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan sekaligus menghambat proses penelusuran.
Hingga saat ini, Polsek Kalapanunggal bersama Polres Sukabumi masih berkoordinasi dengan keluarga, pihak sekolah dan sejumlah pihak terkait untuk menelusuri keberadaan Riana Pratiwi.
Kepolisian berharap masyarakat dapat berperan aktif dengan memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan petunjuk yang berkaitan dengan pelajar tersebut.






