Kebakaran Lahan PTPN 1 Regional 2 di Cikidang, Damkar Bergerak Dini Hari

Lahan PTPN 1 Regional 2 yang berada di Kecamatan Cikidang Sukabumi terbakar hebat.[Foto; ist]

LINGKARPENA.ID | Suasana dini hari di Kampung Coblong, RT 09/02, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan kebakaran yang melanda lahan alang-alang milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2, Senin (21/9/2026).

Api membakar area lahan yang dipenuhi rerumputan dan alang-alang. Kondisi tersebut membuat kobaran api berpotensi meluas, terlebih kebakaran terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap.

Baca juga:  Ular Sanca Tiga Meter Gegerkan Warga Rampogan Sukaraja

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Pos Damkar Cibadak sekitar pukul 03.55 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 04.16 WIB untuk melakukan penanganan.

Wadanton Pos Damkar Cibadak, Heri, mengatakan petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi setelah menerima laporan.

“Laporan kami terima sekitar pukul 03.55 WIB. Petugas dari Pos Damkar Cibadak langsung berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.16 WIB untuk melakukan penanganan,” ujar Heri.

Baca juga:  Penutupan TMMD Ke 121 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi

Menurutnya, objek yang terbakar merupakan lahan berupa alang-alang yang berada di atas tanah milik PTPN 1 Regional 2.

Heri menambahkan, hingga laporan penanganan dibuat, penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui.

“Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui. Objek yang terbakar merupakan lahan atau alang-alang milik PTPN 1 Regional 2,” katanya.

Kebakaran lahan di kawasan tersebut menjadi perhatian karena kondisi vegetasi kering dapat membuat api dengan cepat menjalar. Penanganan sejak dini menjadi penting untuk mencegah kobaran api merembet ke area perkebunan maupun lingkungan di sekitarnya.

Baca juga:  Longsor 15 Meter di Gegerbitung Ancam Masjid dan Rumah Warga

Petugas Pos Damkar Cibadak terus melakukan penanganan di lokasi guna memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali membesar.(adv).

Pos terkait