Inilah paket penerima KKS baru bantuan selama 5 bulan yang akan diterima pada bulan depan. [Foto: Ist]

Wow! Penerima KKS Baru, Dapat 5 Paket Sekaligus Bulan Ini, Simak Apa Saja

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, SUKABUMI KOTA – Penerima baru Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mendapatkan angin segar pada bulan depan nanti. Bagi pemegang kartu Merah Putih yang baru beberapa hari lalu dibagikan bakal ketiban bantuan 5 paket sekaligus.

Sebanyak 2.983 penerima baru KKS bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Sukabumi, dalam waktu dekat ini bakal menerima paket bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Bantuan bisa dicairkan melalui agen resmi Bank BNI, agen BNI 46 dan bisa dicek melalui BRILINK terlebih dahulu.

Koordinator Kota (Korkot) Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Sukabumi Syam membenarkan, bahwa penerima KKS baru bakal mendapatkan bantuan Kemensos RI melalui saldo masing-masing. Saldo tersebut merupakan untuk selama 5 bulan dan baru bisa dicairkan pada bulan depan melalui agen yang sudah ditunjuk pemerintah.

Baca juga:
4 Orang Dari 1087 Warga Cibadak Tidak Terima KKS, Ini Kata Petugas Bank BNI

“Paket ini bagi pemegang KKS baru seharusnya pemerintah mencairkan sejak 5 bulan lalu. Karena ada kendala teknis maka mulai bisa dicairkan pada bulan depan untuk 5 paket sekaligus,” jelas Syam, kepada lingkarpena.id Kamis (09/09/2021) siang.

Syam menjelaskan, pemegang KKS baru setiap bulan mendapatkan bantuan saldo sebesar 200.000 Rupiah. Saldo tersebut bisa di cek melalui agen resmi Bank BNI, agen BNI 46 kemungkinan juga bisa melalui BRILINK.

“Ya hanya pemegang kartu ATM BNI baru untuk KKS tambahan yang menerima 5 paket sekaligus pada bulan depan nanti,” terang Syam.

Para pemegang KKS baru bakal menerima bantuan untuk selama 5 bulan antara lain, 50Kg Beras, 5kg Daging, 5kg Buah, 5kg Telur dan 5 Bungkus Kacang Tanah, tergantung penyedia pada agen masing-masing.

Baca juga:
BNI Salurkan 151 Kartu KKS Kemensos di Desa Curugluhur Sagaranten

“Nanti bagi yang sudah mendapat kartu KKS tapi masih belum aktif atau zonk saldonya, bisa di aktifkan pada bulan berikutnya. Penerima kartu bisa minta bantuan pihak Kelurahan /Desa dan atau datang langsung ke Kantor Bank BNI,” kata Syam.

Disinggung soal pungutan biaya Syam menjawab tidak ada pungutan biaya. Namun jika jasa titip (jastip) tergantung pribadi penerima bantuan. Biasanya kata Syam, ada yang bayar 10.000 Rupiah ada juga yang bayar 5.000 Rupiah, relatif dan variatif di lapangan.

“Jasa pengiriman atau jasa titip biasanya terdapat pada tingkat ke RWan atau Kedusunan melalui koordinator pengambilan paket,” terangnya.

 

 

Reporter: Herdi
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan