Rumah Hoho di Kalibunder Sukabumi Ambruk

Beginilah kondisi rumah Hoho warga Cimahpar Kalibunder pasca ambruk.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebuah Rumah yang berukuran 6 x 6 meter milik Hoho (48) warga Kampung Cisaat RT 07/02, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, ambruk karena termakan usia.

Sebelum ambruk, Poto rumah itu setahun lalu pernah diupload oleh seseorang di grup WA Pajampangan. Karenanya, Pemcam Kalibunder dan Pemdes Cimahpar waktu itu gercep cek ke lokasi.

“Alhamdulilah waktu itu ada bantuan dari Baznas dan Tagana berupa uang dan bahan pangan. Sayang rumahnya tidak sempat ditangani karena ada penolakan dari keluarga Hoho,” ungkap Kadus Bori kepada lingkarpena.id Kamis, (2/5/24).

Lebih lanjut kata Bori, tahun 2023 lalu ketika rumah tersebut berdiri tapi tak layak huni. Warga Kampung Cisaat saat itu sepakat untuk merenovasinya lewat swadaya. Tetapi lagi lagi ditolak pihak keluarga dan ahirnya rencana itupun terhenti.

Baca juga:  Rumah Ambruk di Ciemas Akibat Pergerakan Tanah

Penolakan yang dilakukan keluarga Hoho, menurut Bori, lantaran dikhawatirkan pekerjaannya tidak sampai tuntas. Jadi, menurutnya dari pada membangunnya tidak tuntas lebih baik ditunda dulu. Dan pihak keluarga tak mampu untuk swadaya.

“Saat itu kami dan warga Cisaat juga dibantu komunitas Bucis berniat untuk memperbaiki rumah tersebut dengan swadaya, tetapi pihak keluarga Hoho menolaknya dan ahirnya terbengkalai,” jelasnya.

Sementara Camat Kalibunder, Encep Iwan Kartawiria membenarkan kalau rumah tersebut kini sudah rata dengan tanah. Dan poto yang diunggah di grup Whatshapp adalah Poto tahun 2023.

Baca juga:  Polres Sukabumi Kota, Kembali Hibur Anak-anak Korban Gempa di Cianjur

“Foto yang beredar di grup Whatshapp di Pajampangan, memang benar rumah milik Hoho, yang ditempati dengan kedua anaknya. Tapi itu keadaan dulu, sekarang kondisi rumahnya sudah rata dengan tanah,” terang Encep Iwan Kartawiria yang belum genap setahun menjabat Camat Kalibunder.

Lebih lanjut kata Encep, keluarga tersebut tercatat sebagai KPM bansos BPNT. Akan tetapi sejak 2023 Hoho sudah tidak mendapatkan lagi bantuan itu karena perceraiannya. Sementara BPNT itu sendiri atas nama suaminya.

Baca juga:  Berkah Ramadhan, Masjid di Desa Tenjojaya Dapat Bantuan Rehab MCK

Pada Kamis 2 April 2024, Forkopimcam Kalibunder, Pemdes Cimahpar, TKSK, Baznas dan pendamping PKH mendatangi lokasi untuk menindak lanjuti terkait viralnya rumah tersebut.

“Hari ini Kades dan RT setempat serta tukang akan musyawarah kaitan kebutuhan biaya pembangunan rumah Hoho. Pihak kecamatan segera melengkapi dokumen Adminduk dan melengkapi dokumen lainnya,” jelas Encep.

Diketahui, rumah panggung ukuran 6 x 6 meter tersebut sebelum ambruk, ditempati oleh Hoho dan dua anaknya, Marceun (14) dan Keke (12). Semenjak ambruk Hoho dan dua anaknya tinggal menempati rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi itu.

Pos terkait