Sejumlah Pejabat Dinkes Kabupaten Sukabumi Diperiksa Kejari, Begini Kata Plt Kadinkes

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi memeriksa sejumlah para pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi terkait dugaan kasus Surat Perintah Kerja (SPK) bodong dengan nilai kerugian Rp25 milyar.

Hal tersebut diakui oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sukabumi, dr Rika Mutiara. Dirinya mengatakan, kasus tersebut terjadi pada tahun 2016 lalu dan sekarang sedang ditangani oleh Kejari Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kolaborasi Polisi dan Pertamina Gerebek Pelaku Penyalahgunaan Elpiji Subsidi

“Kasus dugaan SPK fiktif itu, perkaranya masih terus berjalan. Ya sesuai dengan undangan dari Kejaksaaan Negeri Kabupaten Sukabumi dalam rangka pemeriksaan kasus dugaan SPK fitktif,” ujar dr Rika Mutiara kepada awak media Jumat (04/11) kemarin.

Sejumlah pejabat Dinkes Kabupaten Sukabumi, lanjut dr Rika, sudah dilakukan pemeriksaan secara marathon oleh tim penyidik dari Kejari Kabupaten Sukabumi. Namun Plt Kadinkes Kabupaten Sukabumi tersebut enggan menyebutkan berapa jumlah pejabat yang sudah diperiksa oleh kejaksaan itu.

Pos terkait